Dua Tahun Menderita Stroke, Warga Babakanmulya Dapat Bantuan Kursi Roda dari DPC Gerindra Kuningan

Pendidikan40 views

KUNINGAN ONLINE – Kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi keterbatasan kesehatan kembali ditunjukkan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Kuningan, Toto Tohari.

Ia mendatangi langsung kediaman Nana, warga Desa Babakanmulya, Kecamatan Cigugur, yang telah sekitar dua tahun menderita stroke. Dalam kunjungan tersebut, Toto menyalurkan bantuan sosial berupa kursi roda untuk membantu menunjang aktivitas sehari-hari Nana.

Iklan

Toto mengatakan, bantuan tersebut diberikan setelah dirinya mengetahui kondisi Nana yang membutuhkan alat bantu mobilitas.

“Alhamdulillah, kemarin saya berkunjung ke Desa Babakanmulya dan mendatangi rumah Kang Nana. Beliau sudah sekitar dua tahun menderita stroke sehingga aktivitasnya cukup terbatas,” kata Toto, Sabtu (5/9/2026).

Iklan

Menurut Toto, kursi roda yang sebelumnya digunakan Nana sudah mengalami kerusakan dan berkarat. Kursi tersebut cukup sering digunakan, termasuk untuk membantu aktivitas Nana ketika dimandikan.

“Ini bantuan kursi roda yang kedua kali saya salurkan. Maklum, karena sering digunakan saat dimandikan, kursi roda yang sebelumnya dipakai akhirnya berkarat dan kondisinya sudah tidak layak,” ujarnya.

Toto menuturkan, sebelum mengalami stroke, Nana masih aktif berdagang dan berjualan ke pasar. Namun, kondisi kesehatannya kini membuat aktivitas tersebut tidak lagi dapat dilakukan seperti sebelumnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi Nana dan keluarganya, terutama untuk memudahkan aktivitas sehari-hari.

“Biasanya kesehariannya itu berjualan, dagang ke pasar. Mudah-mudahan bantuan ini, meskipun sedikit, bisa meringankan warga yang membutuhkan,” ungkapnya.

Toto menegaskan, kepedulian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan kelembagaan, tetapi juga dengan hadir secara langsung ketika terdapat warga yang membutuhkan bantuan.

Ia berharap kepedulian terhadap warga yang mengalami keterbatasan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga mereka tidak merasa menghadapi kondisi tersebut seorang diri. (OM)