Disnakertrans Kuningan Catat 3–4 Ribu Pencari Kerja, Job Fair Digelar Juli 2026

KUNINGAN ONLINE – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan mencatat jumlah pencari kerja (pencaker) di Kabupaten Kuningan hingga saat ini telah mencapai sekitar 3 hingga 4 ribu orang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengembangan, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Kabupaten Kuningan, Yanto Chrisdianto, S.IP. Ia menyebut, rata-rata setiap hari terdapat sekitar 150 orang yang mengurus Kartu Kuning atau AK-1.

Iklan

“Kalau sampai sekarang sudah di angka 3 sampai 4 ribu orang yang mencari kartu pencaker. Rata-rata per hari sekitar 150 orang,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, kebutuhan kuota penerbitan Kartu Kuning dalam satu tahun mencapai sekitar 13 ribu pemohon. Lonjakan biasanya terjadi saat musim kelulusan sekolah, terutama lulusan SMA dan SMK yang mendominasi pencari kerja di Kabupaten Kuningan.

Iklan

Pengurusan Kartu Kuning sendiri saat ini sudah dapat dilakukan secara online. Meski demikian, masyarakat tetap harus melakukan verifikasi dan pengesahan dengan cap basah dari pihak dinas terkait.

“Pembuatan bisa melalui online, tapi tetap ada cap basah dari dinas,” katanya.

Selain untuk kebutuhan melamar kerja di perusahaan lokal dan nasional, kartu AK-1 juga digunakan bagi masyarakat yang hendak bekerja ke luar negeri. Disnakertrans mencatat minat masyarakat untuk bekerja di luar negeri masih cukup tinggi.

Untuk membantu memperluas kesempatan kerja masyarakat, Disnakertrans Kabupaten Kuningan bersama Bursa Kerja Khusus (BKK) akan menggelar Job Fair pada 16–17 Juli 2026 mendatang. Kegiatan tersebut akan menghadirkan puluhan perusahaan dari berbagai sektor.

“Untuk Job Fair kami bekerja sama dengan BKK Kabupaten Kuningan,” jelasnya.

Melalui berbagai program ketenagakerjaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan menargetkan angka pengangguran dapat ditekan hingga berada di angka 6,5 persen pada akhir tahun 2026.

“Target penurunan pengangguran mudah-mudahan di bulan Desember bisa turun ke angka 6,5 persen,” ungkapnya.

Ia juga berharap ke depan Kabupaten Kuningan dapat membuka lebih banyak peluang industri dan investasi yang mampu menyerap tenaga kerja lokal secara optimal.

“Harapannya di Kuningan bisa membuka publik industri, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari pekerjaan ke luar daerah,” pungkasnya. (OM)

News Feed