Bunda PAUD Kuningan Ela Helayati : Budaya Tertib Lalu Lintas Harus Ditanamkan Sejak Usia Dini

Pendidikan64 views

KUNINGAN ONLINE – Budaya keselamatan berlalu lintas perlu ditanamkan sejak usia dini dan dimulai dari lingkungan keluarga. Peran orang tua dinilai sangat penting dalam membentuk kebiasaan anak agar memahami dan menerapkan keselamatan saat berada di jalan.

Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Bunda PAUD Kuningan, Ela : Budaya Tertib Lalu Lintas Harus Ditanamkan Sejak Usia Dini Kuningan sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos., atau yang akrab disapa Bunda Ela, saat menghadiri Bimbingan Teknis Keselamatan SALUD (Sadar Lalu Lintas Usia Dini) di TK Pertiwi Kuningan, Rabu (16/9/2026).

Iklan

Bunda Ela mengatakan, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Karena itu, orang tua memiliki peran besar dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kepedulian, serta kesadaran terhadap keselamatan berlalu lintas melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai kedisiplinan, kepedulian, dan keselamatan akan lebih mudah tertanam apabila diajarkan sejak usia dini melalui keteladanan orang tua,” ujar Bunda Ela.

Iklan

Menurutnya, pendidikan keselamatan lalu lintas tidak harus selalu dilakukan melalui materi yang kompleks. Pembiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari justru dapat menjadi langkah awal yang efektif.

Di antaranya dengan membiasakan anak menggunakan helm ketika berkendara, mengajarkan cara menyeberang di tempat yang aman, mengenalkan rambu-rambu lalu lintas, serta memberikan pemahaman agar anak tidak bermain di badan jalan.

Bunda Ela menilai, program SALUD memiliki nilai strategis dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak dini. Program tersebut tidak hanya memberikan pemahaman kepada anak, tetapi juga mendorong keterlibatan orang tua dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan disiplin berlalu lintas.

“Keselamatan lalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Ia juga berharap para kader PKK dapat mengambil peran sebagai pelopor edukasi keselamatan lalu lintas, khususnya kepada anak-anak. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Dengan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan sejak usia dini, budaya tertib dan aman berlalu lintas diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan yang melekat hingga anak beranjak dewasa. (OM)