BKK SMKN 1 Japara Gelar Job Fair, Berharap Keterserapan Tenaga Kerja dan Mengurangi Pengangguran

KUNINGAN ONLINE – Sebagaimana diketahui bahwa masalah ketenagakerjaan di Kabupaten Kuningan merupakan masalah semua pihak, bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah saja untuk menyelesaikannya.

Diperlukan peran aktif masyarakat baik dari pihak pemberi kerja/perusahaan, para pengusaha, atau pun para pencari kerja serta stakeholder terkait yang berhubungan dengan ketenagakerjaan termasuk bursa kerja khusus (BKK) yang ada di SMK-SMK dan lembaga penempatan tenaga kerja swasta (LPTSK).

Iklan

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Kuningan H. M. Ridho Suganda, pada saat membuka Job Fair & Grand Opening TopLoker.com SMKN 1 Japara, dengan tema Edukasi – Informasi – Menyalurkan. Bekerja sama dengan 21 Perusahaan yang siap membuka Lowongan Pekerjaan, bertempat di Halaman SMKN 1 Japara setempat, Rabu (20/9/2023).

Edo sapaan Wakil Bupati Kuningan mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada SMK Negeri 1 Japara yang juga sebagai SMKN PK (Pusat Keunggulan) yang telah menyelenggarakan acara yang bermanfaat ini, yaitu kegiatan Job Fair Nepan Juara.

Iklan

“Bertujuan untuk mengurangi permasalahan pengangguran di Kabupaten Kuningan,” ungkapnya.

Menurutnya data badan pusat statistik (BPS) Jawa Barat merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun 2021 Kabupaten Kuningan berada di urutan ke 5 se-Jawa Barat dengan tingkat persentase 11,68%.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, berkat kerjasama yang baik dan berkesinambungan antara pemerintah daerah dengan pihak swasta dan stakeholder terkait, pada akhir tahun 2022 tingkat penganguran terbuka di kabupaten kuningan ada penurunan menjadi 9,81%.

“Dengan capaian ini saya berapresiasi setinggi-tingginya kepada dinas tenaga kerja dan transmigrasi, BKK-BKK dan pihak perusahaan serta stakeholder terkait atas capaian tersebut,” ujar Wabup Edo.

Ia menerangkan, namun ternyata ada penambahan angkatan kerja baru yaitu anak-anak SMA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2023 yang tidak melanjutkan ke jenjang perkuliahan, ini harus segera tertangani supaya tidak menjadi pengangguran terbuka dimasa mendatang.

“Salah satu upaya menangani masalah ketenagakerjaan di Kabupaten Kuningan yang saat ini dilakukan pemerintah daerah diantaranya adalah dengan mengadakan kegiatan Job Fair. Seperti yang kita lakukan hari ini, guna memfasilitasi atau mempertemukan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja/perusahaan,” terangnya.

Melalui kegiatan tersebut Wabup Ridho berharap dapat mempercepat pertemuan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja, sehingga mempercepat proses rekruitmen dan penempatan tenaga kerja di perusahaan yang dapat sudah menyediakan dan menginformasikan lowongan pekerjaan.

“Serta melakukan seleksi awal untuk mencari calon tenaga kerja yang sesuai dengan kriteria dan kebutuhan perusahaan, sedangkan pencari kerja dapat mengetahui informasi lowongan kerja yang up to date dan memilih jenis pekerjaan yang sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannya,” harapnya.

“Untuk itu, momentum ini harus bisa di manfaatkan oleh kalian semua adek-adek yang baru lulus untuk mencari pengalaman dalam dunia kerja dan melangkah maju dengan penuh semangat guna mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan dan harapan,” sambungnya.

Ditempat yang sama, Ketua BKK SMKN 1 Japara Asep Saepudin menyampaikan untuk Job Fair kali ini ada 21 perusahaan tidak hanya dari Kuningan, jadi dari Cirebon Majalengka bahkan dari Brebes ada dua perusahaan PT Daihan Global sama PT SMJ.

“Namun yang hadir total 20 perusahaan, iya untuk pembukaan lowongan ada yang langsung rekrutmen hari ini contohnya dari PT Indomarco atau Indomaret itu langsung Open rekrutmen langsung dan pembukaan langsung sera pengumuman hari ini juga,” ujarnya.

Yang kedua, lanjutnya, adalah perusahaan Daihan global yang ada di Brebes itu bergerak di bidang garmen. Secara langsung membuka open rekrutmen dan langsung hasilnya juga ada hari ini.

“Jadi ada 3 perusahaan lainnya juga yang ikut open rekrutmen langsung sisanya ada yang langsung rekrutmen ada juga yang hanya menitipkan berkas dulu kemudian nanti ada pemanggilan gitu,” paparnya.

Untuk waktu pelaksanaan Job Fair, kata Asep, sebetulnya 2 yakni Rabu dan hari Kamis cuman untuk hari Rabu Open berikut dengan alumni peserta umum banyak yang hadir.

“Kurang lebih yang hadir hari ini sekira 680 para pencari kerja dari luar, karena kita terbagi hari ini tidak hanya di SMK Japara yang menyelenggarakan kegiatan job fair tapi ada juga di SMK lain yang berbarengan hari ini menyelenggarakan. Alhamdulillah peserta antusias,” ungkapnya.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa BKK SMKN 1 Japara memiliki moto yaitu Edukasi, Informasi dan terakhir menyalurkan melalui kegiatan Job Fair ini.

Ia berharap, adanya keterserapan atau tersalurkannya para alumni dan juga para pencari kerja di perusahaan-perusahaan yang terkait. Selain itu untuk mengurangi angka pengangguran yang ada di Kabupaten Kuningan. (OM)