KUNINGAN ONLINE – Anggota DPR RI Fraksi PKB, Yanuar Prihatin sekaligus motivator Yayasan Cahaya Sekolah Kehidupan memberikan motivasi bagi Guru Agama Islam di Kabupaten Kuningan.
Pemberian motivasi tersebut, Yanuar menyampaikan agar bisa lebih sukses di masa mendatang. Motivasi ini menjadi ruang untuk membuka jalan pikiran seorang guru, untuk mengembangkan potensi dirinya menjadi lebih sukses.
“Kita tahu, pada hari ini mengalami banyak hambatan, banyak kendala terutama di level kesejahteraan dan hak-haknya. Tapi kita tahu jika pemerintah daerah, pemprov hingga pusat juga sedang mencari jalan bagaimana meningkatkan kesejahteraan para guru,” kata Yanuar Anggota DPR RI dapil Jabar 10, Kamis (31/3).
Atas kondisi yang terjadi, Pihaknya mencoba untuk memberikan suport dan motivasi, sehingga menumbuhkan keinginan kuat dalam meraih kesuksesan. Pada dasarnya permasalahan yang dihadapi relatif sama, hanya pikiran dan mental seseorang saja yang berbeda.
“Sebab problemnya itu kan sama, hanya mental dan pikiran saja setiap guru berbeda. Nah ini yang perlu kita suport agar optimisme dan keyakinan diri itu meningkat, paling penting tidak kehilangan harapan untuk sukses,” ujarnya.
Yanuar mengatakan, kekuatan mental dan pikiran seseorang untuk sukses tidak bisa didapatkan dari bantuan pemerintah. Sehingga ruang tersebut harus didorong melalui motivasi, untuk membuka jalan pikiran dalam meraih kesuksesan.
“Mungkin berbeda dengan guru di Jakarta, sebab disana APBD DKI Jakarta besar. Kesejahteraan guru itu luar biasa, guru honorer juga mungkin kesejahteraan disana lebih baik. Kalau di kita, APBD dalam artian suporting keuangan daerahnya kan mengikuti kemampuan daerah masing-masing, sehingga di daerah kesejahteraan guru masih terbilang belum tinggi,” kata Yanuar.
Oleh sebab itu, Ia menyarankan, agar setiap guru mencari jalan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru. Karena kualitas dan kompetensi guru adalah dasar untuk naik level baik level karir, kesejahteraan, bahkan mobilitas pribadinya.
“Jadi kualitas dan kompetensi harus kokoh, kesejahteraan akan lebih mudah ditingkatkan. Jadi kokoh dasarnya, tidak bergantung dari pihak lain, tapi guru itu sendiri yang bisa menciptakan pendapatan lain untuk meningkatkan kesejahteraan,” imbuhnya.
Dirinya mencontohkan, ada guru sukses dengan mengembangkan potensi dirinya. Misalnya seorang guru yang hobi youtube, kemudian membuat konten-konten soal edukasi.
“Ketika sukses, profesi guru ini tidak ditinggalkan. Tetap mengajar dan memotivasi anak didik untuk bisa kreatif dalam hal apapun,” ujarnya
Selain itu, Yanuar menegaskan, apabila jalan keluar dalam menemukan kesuksesan berada dalam pikiran seseorang itu sendiri.
“Jadi untuk menemukan jalan keluar itu bukan mencari di luar, tapi dari dalam pikiran kita sendiri. Karena jalan keluarnya ada di pikiran kita untuk menggapai kesuksesan,” pungkasnya. (OM)








