KUNINGAN ONLINE – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp 2,2 miliar melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas, Badan, Lembaga, Kantor, hingga Sekolah. Penyerahan berlangsung di Pendopo Kabupaten Kuningan, Kamis (11/12/2025), sebagai bentuk sinergi kuat antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah dalam penguatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, M.M., menyampaikan bahwa sepanjang tahun ini BAZNAS telah membantu 5.267 mustahik dengan total penyaluran mencapai Rp 5,7 miliar.
“Alhamdulillah, sampai Desember ini BAZNAS Kuningan telah menyalurkan bantuan senilai Rp 5,7 miliar untuk 5.267 mustahik. Adapun total yang disalurkan melalui UPZ sebesar Rp 2,2 miliar untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di lingkungan UPZ,” ungkapnya.
Yayan juga mengapresiasi komitmen Bupati Kuningan dalam mendorong penguatan zakat di daerah, serta berharap adanya dukungan berkelanjutan melalui regulasi dan infrastruktur.
“Insya Allah BAZNAS hadir bersama pemerintah dalam rangka pengentasan kemiskinan,” pungkasnya.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas kinerja BAZNAS. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan instrumen strategis dalam mempersempit kesenjangan ekonomi masyarakat.
“Zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen sosial yang mampu mempersempit kesenjangan antara si kaya dan si miskin, serta menumbuhkan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.
Bupati Dian juga menekankan pentingnya tata kelola zakat yang transparan untuk menjaga kepercayaan publik.
“Istilah saya, BAZNAS adalah ‘Tangan Kiri’ Pemda. Ke depan kita akan merancang anggaran yang sejalan dengan visi Kabupaten Kuningan,” ujarnya memberi sinyal dukungan penuh terhadap penguatan BAZNAS.
Dalam kegiatan tersebut, para perwakilan UPZ mendapatkan penguatan materi dari Komisioner BAZNAS Kuningan Bidang Pendistribusian, H. Yusron Kholid, M.Si. Sebagai penutup, BAZNAS menerima donasi dari masyarakat yang mengikuti nonton bareng (nobar) di pendopo serta donasi dari UPZ dinas yang mengalokasikan sebagian hak penyalurannya untuk korban bencana di Sumatera dan Kabupaten Kuningan. (OM)





