BAZNAS Kuningan Perkuat Mitigasi Bencana Lewat Program KATANA di Sangkanherang

Informasi, Insiden173 views

KUNINGAN ONLINE – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Kuningan menggelar sosialisasi program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Desa Sangkanherang, Kecamatan Jalaksana. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana.

Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Kabupaten Kuningan sekaligus respons atas Surat Edaran Bupati Kuningan Nomor 500.10.2.1/25/PEREKONOMIAN/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Aktivitas Vulkanik Gunung Ciremai.

Iklan

Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Si., mengatakan KATANA merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan keagamaan BAZNAS untuk membantu memastikan keselamatan masyarakat.

“BAZNAS selain menghimpun, juga mendistribusikan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Salah satunya melalui program Kampung Tanggap Bencana ini sebagai wujud hadirnya negara di tengah masyarakat,” ujar Yusron, Selasa (28/7/2026).

Iklan

Menurutnya, mitigasi bencana merupakan ikhtiar yang harus dilakukan bersama. Meski bencana merupakan ketetapan Allah SWT, manusia tetap memiliki kewajiban untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah pencegahan.

“Kegiatan mitigasi ini menjadi ikhtiar kita bersama. Meskipun semua musibah datang dari Allah SWT, sebagai manusia yang berakal kita wajib untuk waspada,” katanya.

Yusron juga mengajak masyarakat, khususnya para dermawan atau agniya, untuk menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah sebagai bagian dari ikhtiar spiritual.

“Jalmi nu baleunghar sok geura zakat. Jika belum memenuhi syarat dan rukun zakat, gerakkan infaknya. Insyaallah, infak dan sedekah ini dapat menolak bencana,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, S.STP., mengapresiasi langkah BAZNAS yang turut mengambil peran dalam penguatan mitigasi bencana di masyarakat.

Ia menyebut terdapat empat elemen penting yang harus dimiliki masyarakat di wilayah rawan bencana, yakni kesadaran risiko, ketangguhan, pengetahuan, dan kemampuan tanggap bencana.

“Kita menyadari bahwa kita hidup di kawasan yang berisiko. Oleh karena itu, penting adanya mitigasi melalui program Kampung Tanggap Bencana yang digagas BAZNAS ini,” kata Indra.

Indra menambahkan, kegiatan di Desa Sangkanherang menjadi bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara BPBD dan BAZNAS dalam membangun masyarakat yang lebih siap menghadapi potensi bencana.

Kepala Desa Sangkanherang, Ahmad Suteja, menyampaikan apresiasi atas perhatian BAZNAS dan Pemkab Kuningan terhadap wilayahnya.

“Desa kami berada di ujung wilayah Jalaksana dan berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Pembekalan mitigasi ini sangat dibutuhkan oleh warga kami,” ungkapnya.

Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) merupakan program nasional BAZNAS RI yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah. Program ini bertujuan membangun ketangguhan masyarakat berbasis komunitas melalui edukasi, pelatihan, serta penguatan kapasitas warga dalam menghadapi bencana.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan BAZNAS Kuningan Bidang Pendistribusian Asep Z. Fauzi, M.Pd., Pimpinan BAZNAS Kuningan Bidang SDM Abdul Jalil Hermawan, M.Kom., Pimpinan BAZNAS Bidang Keuangan Adang Romadona, S.Pd.I., M.H.Kes., Komandan BTB Kuningan Moh. Entus, S.Pd., jajaran Forkopimcam Jalaksana, serta tokoh masyarakat setempat. (OM)