Bawa Nama Harum Kuningan, Ersya Nurul Ihza Raih Juara 1 Lomba Puisi Tingkat Nasional

Pendidikan, Sosial3,945 views

KUNINGAN ONLINE – Ersya Nurul Ihza, guru dari sekolah SMP Islam Al-Azhar BSD, Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat juara 1 lomba Pembacaan Puisi Tingkat Nasional di piala H.B. Jassin.

Juara tersebut didapatkan dari pusat dokumentasi sastra H.B. Jassin menggelar ajang bergengsi Piala H.B. Jassin di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki pada Kamis (3/10/2024).

Iklan

Ersya membacakan puisi dengan karya Adri Sandra yang berjudul Tualang Bangau dan satu puisi wajib karya Taufiq Ismail yang berjudul Membaca Tanda-Tanda.

Pada kategori Pembacaan Puisi Tingkat Umum Se-Nasional, peserta dari seluruh penjuru Indonesia berlaga dengan total 813 peserta.

Iklan

Seleksi awal dilakukan melalui pengiriman video pembacaan puisi, dan terpilih 10 finalis terbaik untuk bertanding secara langsung. Pada babak final, setiap finalis membawakan dua puisi: satu pilihan mereka dan satu puisi wajib, yakni “Membaca Tanda-Tanda” karya Taufiq Ismail.

Setelah penilaian ketat oleh dewan juri diantaranya Iman Soleh, Jose Rizal Manua dan Fatin Hamama, akhirnya juara pertama jatuh pada Ersya Nurul Ihza, yang merupakan Guru Bahasa Indonesia SMP Islam Al-Azhar BSD.

Iklan

Ersya berhasil mengungguli 9 finalis lainnya, Khairul Fiqih Firmansyah yang berasal dari Jakarta menempati posisi kedua, Seni Handiyani berasal dari Bandung sebagai juara ketiga, dan 7 finalis terbaik dari berbagai kota seperti Madura, Kalimantan Barat, Serang, Yogyakarta, Jakarta, dan Tasikmalaya.

Ersya, yang sehari-hari bekerja sebagai guru Bahasa Indonesia di SMP Islam Al Azhar BSD ini, sudah berkecimpung di dunia deklamasi dan sastra sejak SMP.

Selain itu, Ersya kelahiran September 1999 ini juga sering menjuarai lomba tingkat lokal maupun Nasional pada bidang sastra.

Ia juga dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi Non Akademik di Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya dan Pemuda Berprestasi Kabupaten Kuningan pada tahun 2021 dan masih banyak lagi prestasi yang pernah ia raih.

Pengalaman dan Dedikasi Ersya tidak asing dengan panggung seni dan budaya. Ia kerap tampil dalam berbagai acara kesenian, di antaranya membaca puisi pada Kajian Kitab Fathur Rabbani bersama Buya Syakur (2021).

Panggung Forest Orchestra Bumi Seni Tarikolot Art and Culinary Event (2022), Sabtu ke Sabtu: Jatiwangi Art Factory (2023), Panggung Sastra Universitas Muhammadiyah Cirebon: Pembacaan dan Musikalisasi bersama Sastrawan Nasional Taufiq Ismail (2023) dan masih banyak lagi.

“Sungguh tidak menyangka bisa meraih juara pertama di ajang sebesar ini. Ini adalah pengalaman berharga, terlebih bisa tampil di Taman Ismail Marzuki di depan para sastrawan Nasional dan bertemu dengan para senior pembaca puisi dari berbagai daerah di Indonesia. Rasanya sangat bersyukur dan membanggakan,” ujar Ersya putri Ibu Yuli Ketua IGTK Kabupaten Kuningan, Kamis (10/10/2024).

Ia juga menambahkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari proses panjang dan dedikasi bertahun-tahun.

“Belajar, mencari pengalaman, dan mendengar saran dari banyak orang yang lebih berpengalaman sangat membantu perjalanan saya, termasuk ibu saya yang sejak kecil mengenalkan sastra khususnya puisi,” ujarnya.

“Ibu saya sangat memberikan contoh dan mengajarkan banyak hal tentang puisi, keberhasilan ini pun tentunya saya persembahkan untuk Ibu saya,” tambahnya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada orang tua, keluarga, sahabat, teman-teman, para pimpinan dan guru SMP Islam Al-Azhar BSD yang sudah memberikan kesempatan dan dukungan bukan hanya kepada siswa tetapi juga para guru untuk terus belajar dan berprestasi, serta seluruh pihak yang mendukung saya hingga ke titik ini,.

Sementara Ibunda Ersya Yuli, menambahkan ilmu yang diperoleh ditularkan ke anak-anak yakni ke Erysa.

“Dimanapun ada lomba, ibu latih, dan selalu juara. Walau awal-awal kadang ke satu, kadang ke dua. Tapi neng konsisten dan malah lebih terasah. Juara nasional sering juga di dapat. Tapi ini puncaknya di ajang bergengsi,” pungkasnya. (OM)