Berebut Piala Pengadilan Tinggi Jabar, PTWP Tingkatkan Kejujuran dan Sportivitas

Hukum, Informasi, Olahraga2,458 views

KUNINGAN ONLINE – Kabupaten Kuningan menjadi tuan rumah dalam perhelatan Persatuan Tenis Warga Pengadilan (PTWP) Daerah Jawa Barat yang ketiga kalinya, selama lima hari 9-13 September.

Ketua Panitia PTWP, Imam Syafii yang juga Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi (PT) Bandung menyampaikan PTWP ini terdiri dari tenis perorangan untuk merebutkan piala Ketua PT Bandung ketiga.

Iklan

“Jadi sebelumnya sudah dua kali di ikuti seluruh anggota PTWP cabang seluruh Jawa Barat. Kebetulan pesertanya ini dari semua cabang (Pengadilan Negeri) sejumlah 24 dari Kabupaten/Kota. Dan mewakili masing-masing cabang,” ujar Imam di lapangan Tenis Korpri Kuningan, Jumat (9/9).

PTWP ini, Iman menerangkan, terbagi dalam partai single hakim, double hakim, single karyawan, double karyawan, single putri dan double putri. Jumlah peserta yang akan bertanding semuanya sekitar 56.

Iklan

“Jadi nanti cabang yang memperoleh piala terbanyak akan mendapat piala bergilir yang diberikan oleh pengadilan tinggi,” terangnya.

Pihaknya berharap dengan olahraga tenis lapangan bisa menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran.

“Ini adalah nilai-nilai dasar yang harus kita tanamkan kepada warga pengadilan sehingga dengan olahraga tenis ini dapat meningkatkan kejujuran, sportivitas dari kita menuju kepada meningkatkan kinerja yang lebih baik,” ujarnya.

Ketua Pengadilan Tinggi Bandung Herri Swantoro menerangkan PTWP adalah sebuah organisasi olahraga tenis lapangan untuk seluruh warga di Mahkamah Agung.

Iklan

“Jadi PTWP cup ini untuk menggairahkan semangat, meningkatkan prestasi, artinya dilombakan untuk mencari juara. Karena pada bulan November yang akan datang kita menghadapi PTWP tingkat nasional Ketua Mahkamah Agung di Semarang,” terangnya.

“Kita sekaligus menyeleksi pemain ini nantinya untuk maju ke tingkat nasional, dari 24 cabang PTWP daerah, kemudian garapan kita tentunya sportivitas dan kejujuran menjadi modal utama dari para atlet bisa menelurkan kepada sporter yang bergembira atau yang masih taraf tenis untuk bagaiamana meningkatkan kemampuan tenisnya,” tambahnya.

Kemudian, kata Herri meningkatkan semangat untuk olahraga, dengan harapan kesehatan menjadi tujuan utama.

Sejauh ini prestasi apa saja yang sudah diperoleh, Herri mengungkaokan kalau prestasi yang terbaik ditingkat nasional pernah beregu tiga tingkat nasional, kira-kira empat tahun yang lalu.

“Jadi harapan kita bermain silih berganti, ada yang pensiun, ada yang mutasi sehingga kondisi pemain itu tidak stabil, kadang pas mendapatkan materi pemain yang dari daerah yang bagus kita naik dan ketika yang bagus pindah, tidak ada yang ganti iya kita agak turun untuk tingkat nasional,” ungkapnya.

Harapannya prestasi itu bisa kembali diraih, pihaknya juga mendapat masukan banyak hakim-hakim muda yang dari daerah yang bagus tampil di sini, maka akan di lihat dan uji di sini bagaimana permainannya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir
Ketua Pengadilan Negeri Kuningan Ibu Lusiana Amping, Dandim 0615 Kuningan Letkol Inf Bambang Kurniawan, seluruh ketua PN se-Jawa Barat. (OM)