KUNINGAN ONLINE – Munculnya wacana pembentukan provinsi Cirebon Raya menjadi perbincangan diberbagai kalangan. Termasuk mendapat tanggapan dari Bupati Kuningan Acep Purnama.
Bupati Kuningan Acep Purnama menyampaikan bahwa kalau bicara pemerintah. Dirinya merasa tidak akan berfikir ke arah sana dulu, apalagi upaya mendukung langsung pembentukan pemerintahan provinsi baru.
“Saya rasa tidak ke arah sana, kita sedang berfikir bagaimana saat ini menghadapi pandemi Covidd-19 dan selanjutnya kedepan mulai berfikir untuk pemulihan sosial ekonomi itu yang utama,” ujar Acep, Rabu (29/9).
“Jadi gak ada berfikir soal rencana atau mau itu, gak akan ikut-ikutan dulu,” sambung Acep.
Menyinggung soal potensi pemerintah Jawa Barat, Acep mengaku bahwa selama ini program pembangunan terus berjalan dan Kuningan selalu masuk dalam pelaksanaan program pemerintah melalui kebijakan Provinsi.
“Kalau potensi saya lihat belajar dari yang ada. Menurut saya, kalau Kuningan adalah bagian dari Jawa Barat kurang apa atuh. Pembangunan saat ini sedang berjalan,” tutur Acep.
Acep mengungkapkan, bahwa harus melihat dan perkembangan masyarakat di Provinsi Baru, hingga kini dirinya terus memperhatikan dan mempelajari pada pemerintah provinsi baru.
“Seperti belajar dari provinsi yang baru dibentuk, kan gak mudah, 10-15 tahun baru bisa mapan. Jadi saya rasa sudahlah tahan diri dulu apalagi ini harus melalui proses panjang, pertama belum tentu masyarakat semuanya setuju,” ungkapnya.
Disamping itu, Acep mengklaim kalau membaca wacana pembentukan provinsi baru ini harus masuk pada soal politik. Sehingga dalam pembentukan provinsi itu harus melibatkan persetujuan dari DPRD Kuningan dan Provinsi Jabar hingga tatanan pemerintahan lebih atas.





