Tambah Enam TBM Baru, Perkuat Gerakan Literasi hingga Tingkat Desa

Pendidikan70 views

KUNINGAN ONLINE – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus mendorong penguatan budaya literasi masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui penambahan enam Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang telah memperoleh izin operasional dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan.

Penyerahan izin operasional secara simbolis dilaksanakan pada Senin (2/11/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang PAUD dan Dikmas, Dicky Mahardika, S.E., M.Si., didampingi Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana PAUD dan Dikmas, Eris Rismaya.

Iklan

Dicky mengatakan, enam TBM baru tersebut selanjutnya akan bergabung dengan Forum TBM Kabupaten Kuningan yang diketuai Vera Ferawati.

Menurutnya, keberadaan TBM memiliki peran strategis dalam meningkatkan budaya baca dan indeks literasi masyarakat. Fungsinya tidak hanya menyasar anak-anak usia sekolah, tetapi juga seluruh kelompok masyarakat.

Iklan

“TBM ini luar biasa dalam meningkatkan literasi di Kabupaten Kuningan. Kami berharap TBM yang baru dapat terus memberikan literasi positif, menyediakan buku-buku berkualitas, serta menjadi percontohan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan TBM membutuhkan dukungan dan kolaborasi lintas perangkat daerah. Karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan terus memperkuat sinergi dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah dalam mendukung gerakan literasi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Forum TBM Kabupaten Kuningan, Vera Ferawati, menyampaikan bahwa jumlah TBM di Kabupaten Kuningan saat ini telah mencapai sekitar 60 lembaga. Jumlah tersebut termasuk enam TBM yang baru saja mendapatkan izin operasional, sementara sejumlah lembaga lainnya masih dalam proses pengajuan.

Vera mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yang telah memfasilitasi penerbitan izin operasional TBM secara gratis.

Menurutnya, kemudahan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya gerakan literasi di tengah masyarakat.

“Di Kuningan, izin operasional TBM difasilitasi secara gratis oleh Dinas Pendidikan. Ini menjadi bentuk dukungan luar biasa bagi kami, karena di daerah lain prosesnya tidak selalu mudah,” ungkap Vera.

Ia juga mengungkapkan, sejumlah TBM di Kabupaten Kuningan telah mendapatkan bantuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud). Bahkan, beberapa pegiat literasi di Kuningan berhasil menorehkan prestasi, mulai dari penghargaan Keluarga Literasi hingga relawan yang meraih predikat Duta Baca tingkat Jawa Barat dan Kabupaten Kuningan.

Vera berharap dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan TBM dapat terus berlanjut, sehingga lembaga-lembaga tersebut semakin berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.

Dengan bertambahnya enam TBM baru, Kabupaten Kuningan diharapkan semakin memperkuat ekosistem literasi masyarakat. Keberadaan taman bacaan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan membaca, tidak hanya di lingkungan pendidikan, tetapi hingga ke desa-desa dan keluarga. (OM)