KUNINGAN ONLINE – Pengurus Kabupaten Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Kuningan memasang target ambisius pada masa bakti 2026-2030.
Organisasi cabang olahraga tinju tersebut membidik sedikitnya dua medali emas pada ajang olahraga tingkat provinsi. Target itu ditegaskan dalam Rapat Kerja (Raker) Pertina Kabupaten Kuningan yang digelar Jumat (7/8/2026) di Ballroom D’Jon.
Raker menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk menyusun arah kebijakan dan program kerja selama empat tahun ke depan. Salah satu fokus utama adalah memperkuat sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Ketua Umum Pertina Kabupaten Kuningan, H. Deden Kurniawan, menegaskan bahwa target dua medali emas bukan sekadar angka yang tercantum dalam program kerja, tetapi harus diwujudkan melalui pembinaan yang terukur.
“Target kita jelas, yakni meraih dua medali emas. Target tersebut bukan sekadar angka, tetapi harus diwujudkan melalui pembinaan atlet yang terukur, peningkatan kualitas pelatih, serta penguatan organisasi,” ujar Deden.
Menurut Deden, prestasi olahraga tidak bisa dibangun secara instan. Keberhasilan seorang atlet di arena pertandingan merupakan hasil dari proses panjang yang dimulai dari pembibitan, latihan, pendampingan pelatih, hingga pengalaman bertanding.
Karena itu, seluruh bidang dalam kepengurusan Pertina Kuningan diminta menjalankan program secara maksimal dan konsisten.
Deden juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus, pelatih, atlet, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya.
“Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan kerja sama semua pihak agar pembinaan atlet berjalan optimal dan mampu menghasilkan petinju-petinju yang kompetitif,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian Pertina Kabupaten Kuningan, Denny Rosmayadi, mengatakan hasil raker akan menjadi pedoman bagi seluruh pengurus dalam menjalankan program organisasi sepanjang periode 2026-2030.
Menurutnya, pembinaan atlet menjadi salah satu prioritas utama. Langkah tersebut dilakukan mulai dari pencarian bibit petinju potensial, peningkatan kualitas dan intensitas latihan, hingga memberikan kesempatan kepada atlet mengikuti berbagai kejuaraan.
“Keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan penting untuk membangun pengalaman sekaligus mental bertanding atlet. Kami ingin seluruh program berjalan terarah sehingga target dua medali emas dapat dicapai,” ujar Denny.
Selain mengejar prestasi, Pertina Kuningan juga berkomitmen membangun tata kelola organisasi yang lebih profesional. Penguatan organisasi dinilai penting agar proses pembinaan atlet dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dengan program kerja yang telah disusun, Pertina Kuningan optimistis dapat melahirkan petinju-petinju potensial yang mampu mengharumkan nama daerah.
Targetnya tidak berhenti pada prestasi tingkat Jawa Barat. Pertina Kuningan juga berharap pembinaan yang dilakukan mampu mengantarkan atlet-atlet terbaiknya bersaing hingga level nasional. (OM)





