SMK Pertiwi Kuningan Terpilih Jadi Sekolah Percontohan Axioo Class Program

Pendidikan, Sosial2,362 views

KUNINGAN ONLINE – SMK Pertiwi Kuningan kembali menorehkan prestasi dengan menjadi tujuan study banding sekaligus penyeleksian sekolah-sekolah yang akan bergabung dalam Axioo Class Program (ACP). Kegiatan berlangsung meriah dengan dihadiri langsung para petinggi Axioo, di antaranya:

  1. Timmy Theopolus – Direktur Axioo Class Program & Vice President Corporate Social Impact PT Tera Data Indonusa Tbk (Axioo)
  2. Galuh Tunjungsari – Deputy Director of Operations Axioo Class Program
  3. Ahmad Fauzi Muzaki – Deputy Director Axioo Class Program
  4. Lingga Imanda Fuedsi – Education Manager Axioo Class Program

Pada kegiatan Studi Banding dan Penyeleksian SMK yang akan bekerja sama dengan Axioo Class Program tersebut dihadiri oleh 17 SMK yang hadir dari berbagai daerah, diantaranya adalah SMK Pasundan Rancaekek Kabupaten Bandung, SMK Muhammadiyah Cawas Kabupaten Klaten.

Iklan

SMK AL Syariyah Limpung Kabupaten Batang, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Kota Yogyakarta, SMK Bangun Bangsa Mandiri Kabupaten Indramayu, SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta Kota Jakarta Timur, SMK 1 LPPM Ciasem Kabupaten Subang, SMK Al Hidayah Lestari Kota Jakarta Selatan, SMK NU Karanganyar Kabupaten Indramayu, SMK Nasional Depok Kota Depok, SMK Negeri 1 Muaro Jambi Kabupaten Muaro Jambi dan SMK Negeri 6 Balikpapan Kota Balikpapan.

SMK Telekomunikasi Darul Ulum Kabupaten Jombang, SMK Maarif NU Mantup Kabupaten Lamongan, SMK Darut Taqwa Kabupaten Pasuruan, SMK Negeri 5 Takalar Kabupaten Takalar dan terakhir SMK Negeri 1 Sambi Kabupaten Boyolali.

Iklan

Dalam tahapan Studi Banding dan Seleksi tersebut terdapat beberapa kegiatan, diantaranya : pemaparan cara kerja sama dengan Axioo Class Program dan beberapa failitas yang akan di support oleh Axioo, kedua meninjau fasilitas ruang dan sarana praktik yang di support oleh Axioo yang berada di SMK Pertiwi Kuningan, ketiga Audience atau Interview antara Petinggi petinggi Axioo dengan Pemegang Jabatan SMK yang akan bekerja sama dengan Axioo.

Pada sesi Audience atau Interview ini ada sedikit yang berbeda karena Kepala Sekolah SMK Pertiwi Kuningan Dea Ariana Vamitrianto, SE., M.Si., pun berkesempatan menjadi Tim Interview untuk SMK yang akan bekerja sama tersebut.

Para tamu undangan studi banding tersebut sangat takjub melihat SMK Pertiwi Kuningan, apalagi dengan melihat fasilita fasilitas yang ada di SMK Pertiwi Kuningan.

“Saya tidak menyangka ada SMK di daerah pegunungan dengan fasilitas yang sangat luar biasa dengan adanya sarana praktik yang berstandar Industri, adanya fasilitas taman baca, adanya kolam renang yang menambah nilai lebih untuk setingkat SMK yang berada di daerah dan tidak kalah menarik lagi Siswa/I yang masih duduk dikelas XI dan XII sudah bisa disalurkan magang melalui program BCACM merupakan salah satu support dari Axioo, masih sekolah pun sudah dapat gaji,” ungkap dari salah satu Kepala Sekolah yang mengikuti studi banding tersebut.

Sementara, Kepala SMK Pertiwi Kuningan Dea Ariana Vamitrianto mengucap syukur dan apresiasi atas kunjungan dari 17 SMK yang bertujuan untuk melaksanakan study banding dan seleksi sebagai syarat bergabung dengan Axioo Class Program.

“Kami telah bekerjasama dengan AXIOO sejak 2013, perlu di ketahui AXIOO perusahan Laptop Bonafid buatan Indonesia, telah banyak program Link and Match yang dilaksanakan bersama AXIOO di sekolah, mulai sinkronisasi kurikulum industri, pelatihan guru, magang guru dan siswa, riset teknologi, standarisasi industri sarana praktek, kewirausahaan, Axioo telah banyak memberikan program CSR, dengan memberikan bantuan Lab Komputer, Drone, Alat Praktek Robotika, malah kita telah di support Axioo Sentra Digital yang merupakan dealer komputer AXIOO yang melayani Penjualan, Service, Garansi dan Sparepart,” paparnya.

Menurutnya, yang spesial dari sekolah Pertiwi program vokasi tambahan kursus, siswa di ikutkan program kursus, mulai kursus mengemudi, kursus mengelas, kursus komputer, kursus bahasa jepang, kursus AI dan Coding.

“Kami berharap, setelah lulus siswa mendapatkan sertifikat kursus, malah kedepannya kita akan menjadi Lembaga Sertifikasi Kompetensi TIK,” pungkasnya. (OM)