KUNINGAN ONLINE – Relawan Tempur Sajati bekerjasama dengan DPC PDI Perjuangan dalam melaksanakan kegiatan Jumat berkah, melalui kegiatan ini berhasil menyedot Animo masyarakat di wilayah Kecamatan Cilimus yang merupakan lumbung suara Paslon 02 Ridho-Kamdan.
Ratusan warga hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut, sekaligus menyatakan dukungan terhadap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, M. Ridho Suganda – H. Kamdan.
Selain mendapatkan bingkisan nasi bungkus, dukungan kepada paslon nomor dua semakin menguat, mengindikasikan bahwa Jalaksana tetap menjadi lumbung suara bagi pasangan ini.
Meski sebelumnya Paslon lain sempat melakukan kegiatan serupa di wilayah ini, hasil survei menunjukkan bahwa dukungan warga Jalaksana tetap mengarah kepada Ridho Suganda – H. Kamdan. Animo masyarakat yang besar bahkan membuat panitia kewalahan dalam melayani gelombang kedatangan warga.
“Kami pendukung Ridho, bukan pendukung sebelah. Jadi, jangan menyamaratakan pendapat seorang tokoh yang tidak diakui ketokohannya di sini,” ujar Ibrohim, seorang tokoh masyarakat Cilimus, dengan nada berapi-api, Jumat (18/10/2024).

Di tempat sama, Ketua DPC PDIP Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, menegaskan bahwa Kecamatan Jalaksana merupakan basis kuat PDIP yang dikenal sebagai “kandang banteng”. Ia merasa tergugah dengan adanya klaim bahwa basis suara di wilayah ini beralih ke paslon lain.
“Mau ditaruh di mana muka saya kalau basis massa banteng diacak-acak pihak lain? Ya, tidak terima. Dengan Jumat Berkah saja, dukungannya melimpah. Mudah-mudahan, sampai 27 November nanti, masyarakat Jalaksana tetap bersama kami, Ridho Suganda – H. Kamdan. Ini melecut semangat saya,” tegasnya.
Senada dengan Zul, Ketua Umum Taruna Merah Putih, Andrian Purnama sekaligus pelindung Relawan Tempur Sajati, memperkuat pernyataan Nuzul. Meski sempat beredar isu bahwa warna politik Jalaksana mulai berubah, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa banteng tetap banteng, tidak berubah bentuk.
“Insya Allah, Jalaksana tetap menjadi lumbung suara Paslon Nomor 2. Jika ada pihak yang kemarin berupaya mengklaim dukungan, mereka akan gigit jari,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Sementara itu, Panglima Relawan Tempur Sajati, Asep Sapari menyatakan perjuangan tim pemenangan adalah menjaga kesadaran masyarakat agar tetap setia bersama “banteng”.
Program Jumat Berkah diakui sangat efektif sebagai media untuk memperkuat ikatan antara tim pemenangan dan masyarakat, tidak hanya dalam konteks Pilkada tetapi juga untuk kepentingan sosial jangka panjang.
“Kami akan terus berjuang hingga akhir penghitungan suara. Jumat Berkah ini bukan sekadar acara politik. Ini adalah program yang akan kami jalankan secara berkelanjutan. Kami juga akan terus menggelar pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat kurang mampu,” pungkas Asep. (OM)





