512 Mahasiswa Ikuti PKKMB Unisa Kuningan, Rektor Tekankan Integrasi Ilmu dan Akhlak

Pendidikan257 views

KUNINGAN ONLINE – Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan Tahun Akademik 2026/2027 resmi dibuka. Kegiatan yang digelar secara daring dan luring tersebut diikuti sebanyak 512 peserta, terdiri dari mahasiswa baru dan mahasiswa lama.

Pembukaan PKKMB berlangsung di Kampus Unisa Kuningan, Cigugur. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kampus, kehidupan akademik, organisasi kemahasiswaan, serta berbagai aktivitas yang dapat menjadi ruang pengembangan diri.

Iklan

Ketua Pelaksana PKKMB Unisa Kuningan 2026/2027, Asep Nugraha, S.Pd.I., M.E., mengatakan PKKMB merupakan bagian penting dalam proses pengenalan mahasiswa terhadap kehidupan perguruan tinggi.

Menurutnya, peserta akan mendapatkan berbagai materi mengenai perguruan tinggi, kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus diperkenalkan dengan para pemangku kepentingan dan pejabat struktural di lingkungan Unisa Kuningan.

Iklan

“PKKMB ini merupakan masa pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru. Di dalamnya akan diperkenalkan materi tentang perguruan tinggi, kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menjadi momentum pengenalan dengan seluruh stakeholder dan pejabat struktural,” ujar Asep dalam laporan kegiatan.

Ia menyebutkan, PKKMB berlangsung selama tiga hari dengan mekanisme daring dan luring. Kegiatan tersebut menjadi agenda wajib bagi mahasiswa baru sebagai bagian dari proses awal memasuki kehidupan kampus.

Asep juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan, Rektorat, dosen, serta seluruh panitia yang terlibat, termasuk BEM, HIMA dan panitia mahasiswa.

Ia memastikan pelaksanaan PKKMB Unisa Kuningan mengedepankan pendekatan humanis serta tidak menggunakan pola perpeloncoan.

“Insyaallah pelaksanaannya berjalan secara humanis dan tidak ada perpeloncoan dalam bentuk apa pun,” katanya.

Sementara itu, Rektor Unisa Kuningan, Dr. Nurul Iman Hima Amrullah, S.Ag., M.Si., mengajak mahasiswa baru menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan sekaligus membangun karakter.

Ia memperkenalkan semangat pendidikan Unisa melalui moto “Grow with Knowledge, Lead with Character, Impact the Future.”

Nurul Iman menegaskan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya mengejar kecerdasan akademik. Pengetahuan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan moralitas dan akhlak.

“Kita tidak hanya mengejar kepintaran, tapi kepintaran yang dilandasi oleh akhlakul karimah. Kepintaran yang menekankan integrasi ilmu dan akhlak,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan kampus hanya sebagai tempat untuk memperoleh ijazah. Berbagai organisasi mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta kegiatan lainnya dapat dimanfaatkan untuk menambah pengalaman dan keterampilan.

“UNISA ibarat taman yang menyajikan bunga-bunga; pengunjunglah yang dipersilakan mengambil bunga apa untuk dipersiapkan bagi masa depannya,” tuturnya.

Selain pengembangan akademik, mahasiswa juga diajak memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Nurul Iman mengingatkan sejumlah sikap yang perlu dihindari dalam kehidupan sehari-hari, seperti mudah mengeluh, murung, cemberut, mencela, cemburu, dendam, cekcok hingga bersikap jutek.

Memasuki dunia perguruan tinggi, mahasiswa juga dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis serta tingkat berpikir yang lebih tinggi atau higher-order thinking.

Nurul Iman menegaskan bahwa pelaksanaan PKKMB harus menjadi ruang edukasi yang aman dan bermartabat. Ia memastikan tidak boleh ada perpeloncoan maupun tindakan fisik yang dapat menyakiti peserta.

“PKKMB saat ini harus edukatif, aman, dan bermartabat. Tidak ada perpeloncoan fisik, melainkan saling menjaga keamanan tanpa menyakiti,” tegasnya.

Ia juga mengajak mahasiswa memperbarui niat dalam menempuh pendidikan. Kuliah hendaknya diniatkan sebagai proses mencari ilmu, meraih masa depan, sekaligus membahagiakan orang tua.

Apabila menghadapi persoalan selama menjalani perkuliahan, mahasiswa diminta tidak menghadapinya seorang diri. Mereka dapat berkomunikasi dengan dosen pembimbing, program studi maupun fakultas untuk mencari solusi bersama.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rektor Unisa Kuningan kemudian secara resmi membuka PKKMB Tahun Akademik 2026/2027. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BEM Unisa Kuningan, Muhammad Sayfulloh Rohman, menyambut kedatangan mahasiswa baru dan mengajak mereka menjadikan kampus bukan sekadar tempat untuk memperoleh gelar.

Menurutnya, lingkungan kampus dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berproses, sekaligus melahirkan gagasan dan perubahan.

“Jangan kita jadikan kampus ini bukan hanya tempat untuk mendapatkan gelar saja, bukan hanya tempat untuk mencari ilmu saja, tetapi juga tempat yang nantinya bisa melahirkan suatu ide dan gagasan untuk menciptakan perubahan ke depannya,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru atas nama BEM dan seluruh mahasiswa Unisa Kuningan.

PKKMB Unisa Kuningan Tahun Akademik 2026/2027 selanjutnya akan diisi dengan berbagai materi pengenalan kehidupan kampus selama tiga hari, baik melalui kegiatan luring maupun daring. (OM)