KUNINGAN ONLINE – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kuningan, Rabu (5/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, berdaya, dan bebas stunting.
Kedatangan Wakil Bupati disambut Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kuningan, Drs. H. Apip Ropii, beserta seluruh jajaran kepala bidang. Dalam arahannya, Tuti menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, terdapat tiga isu strategis yang harus menjadi perhatian bersama, yakni peningkatan perekonomian keluarga, percepatan penurunan angka stunting, serta pencegahan dan penanganan kasus kekerasan.
“Tantangan ini membutuhkan kerja sama yang kuat. Seluruh jajaran harus terus berinovasi dan tidak menyerah dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Tuti.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala DPPKBP3A Apip Ropii memaparkan sejumlah program prioritas yang terus dijalankan. Di antaranya peningkatan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), optimalisasi program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting), penguatan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK), hingga penguatan pendataan dan pemantauan melalui UPTD Dalduk serta PKB/PLKB.
Selain itu, DPPKBP3A juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama perangkat daerah terkait agar penanganan berbagai persoalan keluarga dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
Wakil Bupati berharap berbagai langkah yang dilakukan DPPKBP3A mampu mempercepat pencapaian target pembangunan keluarga di Kabupaten Kuningan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat, kita optimistis mampu menciptakan lingkungan yang aman, sejahtera, dan bebas stunting bagi seluruh keluarga di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya. (OM)








