KUNINGAN (KO) – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kuningan telah menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) kali ke dua. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Desa Lengkong, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, pada Sabtu kemarin, (29/1/2022).
Konfercab tersebut melahirkan ketua baru, yakni Dadah Samrotil Fuadah, S.Pd sebagai Ketua terpilih Fatayat NU Kuningan. Dari 19 suara Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU di Kuningan, pihaknya mendapatkan suara terbanyak, yaitu 12.
Dadah yang merupakan wanita kelahiran Desa Kertawangunan itu, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mensukseskan Konfercab Fatayat. Tak lupa ucapan terima kasih dia sampaikan kepada seluruh Ketua PAC Fatayat NU Kuningan, yang telah memberikan kepercayaan untuk menjadi nahkoda baru.
“Terimakasih kepada Demisioner atas kerja keras membentuk kader-kader Fatayat, Al muhafadotu alaa qodimisholih wal akhdu biljadidil ashlah, Takriman wata’dziman kepada Ulama mempertahankan ahlusunnah wal’jamaah an-nahdliyah. NKRI harga mati,” ungkap Istri KH. Toto Waliyudin, S.Pd itu.
Dia juga mengungkapkan, akan berusaha secara optimal melaksankaan tanggung jawabnya dalam membangun organisasi dan merealisasikan program untuk ummat, khususnya di Kabupaten Kuningan. Bahkan rencananya, semua pihak atau elemen masyarakat akan diajak untuk berkolaborasi bersama Fatayat NU Kuningan, demikian lanjutnya yang kerap disapa Teh Dadah itu.
“Bismillah, saya memiliki tujuan dengan tagline Fatayat Berdaulat dalam menjalankan roda organisasi Fatayat NU. Adapaun visi yang ingin dicapai yakni Menjadi Organisasi Kewanitaan Yang MANTAP (Mandiri, Akuntabel, Nyantri, Tertata, Amanah dan Profesional) berlandaskan Ahlusunnah wal Jamaah Annahdliyyah,” pungkasnya.
Sekedar informasi, dalam pelaksanaan Konfercab kedua tersebut nampak meriah, lantaran dihadiri oleh berbagai pihak, diantaranya Ketua Fatayat Demisioner, Wakil Bupati Kuningan, Ibu Ketua PKK Kuningan, Wakil Ketua PCNU, Para Ketua Badan Otonom NU, Ketua PW Fatayat NU Jawa Barat, dan tamu undangan lainnya. (Gie)









