Uniku Gelar Wisuda ke-34, Sebanyak 1.128 Lulusan Resmi Diwisuda

Pendidikan371 views

KUNINGAN ONLINE – Universitas Kuningan (Uniku) menggelar Wisuda ke-34 di Gedung Student Center (SC) Iman Hidayat Kampus I Uniku, Rabu (12/8/2026). Sebanyak 1.128 wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung dalam dua sesi.

Prosesi wisuda diawali dengan penampilan seni dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) DapurSastra (Dapsas) dan Rhineka Sunda. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, SH., M.Kn., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten Dr. Lukman, S.T., M.Hum., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan Dr. Carlan, S.Pd., M.MPd., serta jajaran Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK).

Iklan

Hadir pula Ketua Senat Universitas Kuningan beserta anggota, pimpinan perguruan tinggi se-Ciayumajakuning, pimpinan bank mitra, serta tamu undangan lainnya.

Rektor Universitas Kuningan, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan di Uniku.

Iklan

Menurutnya, wisuda bukan sekadar seremoni penyerahan ijazah, tetapi menjadi momentum bagi lulusan untuk memasuki babak baru dalam kehidupan.

“Hari ini bukan sekadar seremoni penyerahan ijazah, melainkan penanda babak baru dalam perjalanan hidup saudara, dari bangku kuliah menuju panggung yang lebih luas: dunia kerja, masyarakat, dan kehidupan berbangsa,” ujar Anna.

Dalam kesempatan tersebut, Anna juga memaparkan sejumlah prestasi yang berhasil diraih mahasiswa Uniku selama satu tahun terakhir, baik di tingkat wilayah, nasional maupun internasional.

Di tingkat internasional, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Siti Nur Zakiya, berhasil meraih Juara 3 International English Story Telling Competition pada Esa Unggul International Event 2026.

Prestasi lainnya diraih UKM Marching Band Bahana Sang Adipati yang berkolaborasi dengan atlet PDBI Kabupaten Kuningan. Tim tersebut berhasil meraih Juara Umum sekaligus lima gelar juara pada CIMAFEST 2026.

Sementara di bidang pencak silat, mahasiswa Uniku memborong lebih dari selusin medali dan meraih Juara Umum 1 kategori umum/dewasa pada Kejurnas Pencak Silat Indramayu Championship 2026, termasuk medali emas dan perak.

Di bidang inovasi dan kewirausahaan, tim SIDEGI dan tim pemanfaatan limbah air cucian beras berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026. Tiga tim lainnya, yakni Biofire, Speakmate, dan Biofarm Betta, berhasil lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026.

Selain itu, satu tim Uniku lolos seleksi nasional PPK Ormawa 2026 melalui inovasi digital di bidang kesehatan masyarakat dan mitigasi bencana desa. Mahasiswa Fakultas Komputer (FKOM) juga berhasil masuk Top 800 Nasional dari 2.090 tim dalam ajang Hackathon Digdaya x PIDI 2026.

Prestasi mahasiswa juga datang dari bidang bisnis. Tim Khairunnisa, Bintang Nayla Aprillia, dan Audina Nursyifa berhasil meraih Juara 1 Business Plan Competition tingkat Ciayumajakuning. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis juga meraih Juara 1 Lomba Inovasi Bisnis pada HISTERIA Universitas Garut 2026.

Selain itu, Muhammad Noor Fadillah terpilih sebagai Finalis Duta Bahasa Tahun 2026.

Universitas Kuningan juga memperoleh hibah Program Bantuan Pembentukan dan Penguatan Unit Layanan Disabilitas di Perguruan Tinggi. Sementara Inkubator Bisnis Kewirausahaan Uniku berhasil meraih predikat A dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia.

“Predikat tersebut menjadi capaian istimewa karena hanya diraih oleh 17 perguruan tinggi di Indonesia. Dengan predikat A tersebut, Uniku semakin memperkuat posisinya dalam pengembangan ekosistem kewirausahaan nasional,” kata Anna.

Komitmen internasionalisasi juga terus diperkuat. Sebanyak enam mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) telah mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) internasional di Thailand.

Selain itu, lebih dari 30 mahasiswa dari FKIP, FKOM, dan FHL telah dan sedang mengikuti program magang internasional di Jepang dan Taiwan dengan masa penugasan antara enam bulan hingga satu tahun.

Di bidang tridarma perguruan tinggi, dosen Uniku juga berhasil memperoleh 20 judul hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat kompetitif secara nasional.

Sementara itu, Ketua Pembina YPSAK, Prof. Dr. H. Eeng Ahman, M.S., menegaskan komitmen yayasan untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan di Universitas Kuningan.

“Kami ingin memastikan bahwa Uniku selalu menjadi rahim yang melahirkan generasi-generasi unggul yang berkarakter, berbudaya, namun tetap menguasai teknologi modern,” ungkapnya.

Ia berpesan kepada para lulusan agar terus belajar, menjaga nama baik almamater, serta memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan Indonesia.

“Wisuda ini adalah akhir dari masa kuliah, tetapi merupakan awal dari universitas kehidupan yang sesungguhnya. Tetaplah lapar akan ilmu pengetahuan,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada Universitas Kuningan yang telah menghantarkan 1.128 lulusan menuju babak baru kehidupan.

Bupati Dian mengingatkan para lulusan agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan membuka kesempatan bagi orang lain untuk berkembang.

“Jangan selalu berpikir di mana nanti saya akan bekerja atau mencari pekerjaan. Sesekali ubahlah mindset menjadi pekerjaan apa yang akan saya ciptakan dan berapa orang yang akan saya ajak tumbuh bersama,” ujar Dian.

Ia menilai keterbatasan formasi birokrasi serta kondisi fiskal pemerintah yang semakin terbatas menuntut generasi muda untuk berani mengambil peluang di berbagai sektor.

Para lulusan, kata Dian, dapat berperan sebagai entrepreneur, inovator, profesional, petani modern maupun pelaku ekonomi kreatif.

Ia berharap lulusan Uniku dapat menjadi bagian dari gerakan menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus melahirkan wirausahawan baru di Kabupaten Kuningan.

“Yang berhasil dan sukses adalah mereka yang mampu bertahan dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi tidak boleh berhenti hanya karena hari ini kita sudah diwisuda,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman S.T., M.Hum., memastikan 1.128 lulusan yang diwisuda telah memenuhi ketentuan administrasi dan memiliki nomor ijazah yang valid.

LLDIKTI, kata Lukman, telah melakukan pemeriksaan terhadap 1.128 usulan tersebut dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan.

“Alhamdulillah, seluruhnya telah memiliki nomor yang valid. Dengan demikian, 1.128 wisudawan dan wisudawati Universitas Kuningan sah untuk diwisuda pada hari ini,” tuturnya.

Pada momentum tersebut, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Kuningan juga memberikan kesempatan kepada dua lulusan terbaik Universitas Kuningan untuk bergabung dan mengembangkan karier bersama BRI.

Wisuda ke-34 Uniku pun menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melanjutkan perjalanan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, sekaligus membawa bekal ilmu, pengalaman, integritas, dan nama baik almamater ke tengah masyarakat. (OM)