TBM Cahaya Pagi Launching Buku Edukasi Anak di Desa Pinara

Pendidikan, Sosial1,805 views

KUNINGAN ONLINE – Untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai undang-undang, salah satu komunitas Taman Baca Masyarakat (TBM) di Kuningan meluncurkan ragam program edukasi.

Mulai dari peluncuran buku edukasi anak hingga pojok literasi masyarakat. TBM tersebut dinamai Cahaya Pagi yang merupakan bagian dari POKJA PKK Desa Pinara Kecamatan Ciniru.

Iklan

Hal itu dikatakan langsung oleh Ketua TBM Lili Suhaeni saat ditemui di sekertariat TBM Cahaya Pagi, Kamis, (15/8/2024).

Ia menjelaskan, perjuangan harus dilakukan oleh semua pihak atau elemen. Mengingat bulan sekarang merupakan momen penting kemerdekaan Indonesia yang ke-79. Perjuangan bisa dilakukan dari hal kecil.

Iklan

Oleh karena itu, pihaknya Bersama masyarakat didampingi oleh Patriot Desa Pinara merancang program yang sangat dibutuhkan dan mudah direalisasikan.

“Sebelumnya, kita melakukan analisis mendalam mulai dari keadaan geografis, kultur, masalah atau kendala yang dialami masyakat hingga potensi SDM dan SDA yang dimiliki. Kurang lebih kita melakukan observasi ini selama tiga bulan lamanya,” ujarnya.

Setelah observasi selesai dilakukan, ternyata masalah penting yang sering dianggap sepele merupakan hal yang perlu dibenahi yaitu pendidikan, demikian lanjutnya.

Masalah utama yang ada di Pinara yaitu akses Pendidikan jenjang SLTP dan SLTA sederajat yang dirasa amat jauh dengan perkiraan jarak mencapai 13 KM menuju sekolah.

“Untuk menumbuhkan semangat dan meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik kedepannya, kami meluncurkan program di bidang Pendidikan. Bahkan, jika ini dirasa sukses, kami juga berencana akan meluncurkan program disektor lainnya. Membumikan gerakan literasi taman baca masyarakat pula mendukung tujuan kuningan menjadi kabupaten pendidikan, yang di mulai melalu desa desa pendidikan,” paparnya.

Sambil duduk dengan senyuman manis, Lili mengungkapkan, pihaknya terbuka untuk bermitra dengan berbagai kalangan yang ingin berpartisipasi dalam mensukseskan program tersebut. Ia berharap, suatu kemajuan bangsa dan negara bisa dimulai dari desa.

“Jangan memikirkan hal besar dulu, sementara hal kecil disepelekan. Semuanya butuh proses dan tidak instan dalam melakukan suatu perubahan apalagi kemajuan. Semoga bangsa dan negara kita tercinta kedepannya lebih baik dan maju. Dengan begitu, tidak ada lagi kalimat desa pelosok desa miskin, desa pelosok desa kampungan, akan tetapi semua desa maju dan sukses,” pungkasnya. (OM)