SDN 3 Haurkuning Perkuat Literasi Lewat SAMISCA, Dorong Prestasi dan Sekolah Berwawasan Lingkungan

Pendidikan138 views

KUNINGAN ONLINE – SDN 3 Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan literasi, pengembangan prestasi siswa, serta pembentukan karakter yang berwawasan lingkungan.

Kepala SDN 3 Haurkuning, Aruman, S.Pd., mengatakan bahwa saat ini sekolah yang dipimpinnya memiliki 91 siswa dengan dukungan 10 tenaga guru.

Iklan

Menurutnya, sekolah memiliki visi dan misi untuk mencetak peserta didik yang unggul dalam prestasi sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Visi dan misi sekolah kami berfokus pada peningkatan prestasi siswa serta membangun kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Aruman.

Iklan

Dalam bidang prestasi, SDN 3 Haurkuning telah menorehkan sejumlah capaian membanggakan. Di antaranya meraih juara ketiga dalam lomba menulis cerita pendek berbahasa Sunda atau carpon, serta memperoleh juara harapan pada tingkat kabupaten dalam ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Capaian tersebut menjadi motivasi bagi pihak sekolah untuk terus mengembangkan potensi peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Program SAMISCA Tingkatkan Kemampuan Membaca

Salah satu program unggulan yang dikembangkan SDN 3 Haurkuning adalah SAMISCA, singkatan dari Selasa-Kamis Giat Membaca. Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan literasi siswa, terutama bagi peserta didik yang masih membutuhkan pendampingan dalam membaca.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah berupaya memastikan kemampuan membaca siswa terus berkembang, mulai dari kelas I hingga kelas VI.

“Program SAMISCA kami laksanakan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak-anak. Kami ingin siswa yang masih belum lancar membaca mendapatkan perhatian dan pendampingan sehingga kemampuan literasinya semakin baik,” jelasnya.

Menurut Aruman, kemampuan membaca merupakan salah satu fondasi penting dalam proses pembelajaran. Karena itu, penguatan literasi perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan guru dan lingkungan sekolah.

Berharap Dukungan Sarana Digital

Di sisi lain, SDN 3 Haurkuning masih menghadapi keterbatasan sarana pendukung pembelajaran berbasis digital. Saat ini, sekolah baru memiliki satu unit televisi berukuran besar yang digunakan secara bergiliran untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Keterbatasan tersebut menjadi salah satu tantangan dalam mengoptimalkan pemanfaatan media pembelajaran digital di sekolah.

Aruman berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap pemenuhan sarana teknologi pendidikan, sehingga setiap sekolah memiliki fasilitas yang memadai sesuai kebutuhan pembelajaran.

“Kami berharap ke depan ada perhatian terhadap ketersediaan sarana pembelajaran digital. Dengan fasilitas yang memadai, guru bisa lebih optimal menyampaikan materi dan siswa pun dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik,” ungkapnya.

Cegah Perundungan, Perkuat Pengawasan Siswa

Selain meningkatkan kemampuan akademik, pihak sekolah juga memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter dan pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan.

Aruman menegaskan, guru dan wali kelas diinstruksikan untuk meningkatkan pengawasan terhadap perilaku siswa serta membangun komunikasi yang baik dengan peserta didik.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan anak.

“Kami selalu mengingatkan para guru dan wali kelas agar mengawasi siswa dengan baik. Jangan sampai terjadi perundungan di lingkungan sekolah. Kami ingin seluruh anak merasa aman, nyaman, dan bisa belajar dengan tenang,” tegasnya.

Dukung Program Pesona SD

Sebagai Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Nusaherang, Aruman juga menyambut baik pelaksanaan program Pesona SD yang digagas Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan.

Ia menyampaikan bahwa sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Nusaherang diwajibkan melaksanakan program tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas dan pengembangan lingkungan sekolah.

Menurutnya, kolaborasi antarsekolah serta dukungan Dinas Pendidikan menjadi faktor penting agar program-program pendidikan dapat berjalan secara optimal.

Aruman berharap berbagai upaya yang dilakukan sekolah, mulai dari penguatan literasi melalui SAMISCA, pengembangan prestasi, pencegahan perundungan, hingga pemanfaatan teknologi pembelajaran, dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa.

“Harapannya, anak-anak SDN 3 Haurkuning semakin berkembang, berprestasi, memiliki karakter yang baik, dan peduli terhadap lingkungan,” pungkasnya. (OM)