Profiling Jadi Senjata Pemkab Kuningan Petakan Potensi dan Kompetensi ASN

Pemerintahan109 views

KUNINGAN ONLINE – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pemutakhiran data dan pemetaan kompetensi. Sebanyak 30 ASN mengikuti Profiling ASN melalui penilaian kompetensi berbasis digital yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Regional III BKN Bandung, Selasa (6/10/2026). Dari 30 peserta, sebanyak 18 orang merupakan pejabat JPT Pratama atau Eselon II.b, 9 pejabat Eselon III.a, 1 pejabat Eselon III.b, serta 2 pejabat fungsional Madya.

Iklan

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., didampingi Sekretaris Daerah Kuningan U. Kusmana, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada BKN yang telah mendukung pelaksanaan profiling tersebut.

Menurut Dian, profiling merupakan bagian penting dalam membangun manajemen talenta ASN yang lebih terarah dan berbasis data.

Iklan

“Profiling ini menjadi bagian penting dalam pemetaan kompetensi ASN, sehingga pengelolaan dan pengembangan sumber daya aparatur dapat dilakukan secara lebih tepat,” ujar Dian.

Ia berharap hasil profiling dapat memberikan gambaran kompetensi ASN secara lebih komprehensif sekaligus menjadi dasar dalam pengembangan karier dan kebutuhan organisasi pemerintahan.

Sekda Kuningan U. Kusmana menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut pemetaan hasil penilaian kompetensi ASN di lingkungan Pemkab Kuningan.

Sejumlah ASN perlu mengikuti profiling karena masa berlaku hasil asesmennya mendekati tiga tahun. Selain itu, terdapat pejabat Eselon II yang sebelumnya belum mengikuti profiling atau asesmen pada jenjang tersebut.

“Kegiatan profiling tidak hanya menjadi proses penilaian, tetapi juga bagian dari pemutakhiran data kompetensi ASN untuk menyediakan profil ASN yang komprehensif dan terintegrasi,” ungkap Kusmana.

Ia menambahkan, data hasil profiling nantinya diarahkan untuk mendukung penerapan Manajemen Talenta ASN melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) BKN.

Dengan data kompetensi yang diperbarui, Pemkab Kuningan memiliki basis informasi yang lebih lengkap untuk mengelola dan mengembangkan talenta ASN sesuai kebutuhan organisasi.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Kuningan Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si., menyebut profiling tahun 2026 menjadi langkah konkret Pemkab Kuningan dalam menindaklanjuti kebijakan nasional terkait percepatan penerapan manajemen talenta ASN.

Menariknya, bukan hanya 30 ASN yang akan mengikuti profiling. Pemkab Kuningan juga mendapat kuota besar untuk program Pro ASN.

“Sebanyak 3.000 ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan akan mengikuti Profiling ASN melalui program Pro ASN pada 18-22 Oktober 2026 di SMKN 3 Kuningan,” kata Beni.

Peserta program tersebut berasal dari jabatan pelaksana, fungsional, dan struktural.

Beni menjelaskan, kegiatan tersebut difasilitasi Kantor Regional III BKN Bandung sehingga peserta tidak dikenakan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang nilainya sekitar Rp590 ribu per orang.

“Pemkab Kuningan hanya menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk gedung dan laboratorium komputer,” jelasnya.

Menurut Beni, dukungan BKN tersebut sangat membantu daerah dalam memperoleh data profil ASN, terlebih di tengah keterbatasan kemampuan APBD.

Ia mengungkapkan, pada awalnya Kuningan hanya memperoleh kuota 570 peserta. Namun, melalui dukungan Kepala Kanreg III BKN Bandung Wahyu, S.Kom., M.AP., kuota tersebut meningkat menjadi 3.000 peserta.

“Ini tentu sangat membantu daerah,” ujarnya.

Beni menambahkan, proses profiling berlangsung sekitar 2,5 jam. Hasilnya diharapkan mampu memberikan gambaran potensi dan kompetensi ASN secara lebih objektif dan terukur.

Dengan pemetaan yang semakin akurat, Pemkab Kuningan berharap pengembangan ASN dapat dilakukan secara tepat sasaran, sekaligus memperkuat kapasitas aparatur dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (OM)