PHRI dan UBHI Bersinergi, Bidik Kemajuan Pariwisata dan Ekonomi Kuningan

Pendidikan, Wisata111 views

KUNINGAN ONLINE – Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Kuningan mendapat angin segar. Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Kuningan menjalin kerja sama dengan Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia, riset, serta pemberdayaan masyarakat di bidang pariwisata.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan oleh Rektor UBHI Abdal Rohim dan Ketua PHRI Kabupaten Kuningan Hanyen Tenggono, Jumat (14/8/2026).

Iklan

Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui berbagai program yang memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha dan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan pariwisata, perhotelan, dan kuliner.

Ketua PHRI Kabupaten Kuningan Hanyen Tenggono mengatakan, salah satu fokus utama kerja sama tersebut adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.

Iklan

“Fokus utamanya adalah mendidik dan memberdayakan sumber daya manusia setempat sehingga anak-anak muda Kuningan punya kesempatan lebih besar untuk terserap di dunia kerja perhotelan dan kuliner dengan bekal keahlian yang mumpuni,” ujar Hanyen.

Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi menjadi peluang strategis untuk mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan kompetensi generasi muda Kuningan.

Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa dan dosen UBHI juga diharapkan dapat terlibat langsung dalam kegiatan riset, pengabdian kepada masyarakat, serta pendampingan bagi pelaku usaha pariwisata.

Pendampingan nantinya dapat menyasar berbagai sektor, mulai dari pengelolaan penginapan, rumah makan, hingga destinasi wisata agar memiliki tata kelola yang lebih baik serta meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Rektor UBHI Abdal Rohim menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam mendorong kemajuan pariwisata Kuningan.

“Terobosan ini jelas menjadi keuntungan besar bagi roda ekonomi kerakyatan secara luas. Pihak kampus melakukan riset lapangan untuk memajukan daerah, para pelaku usaha dan masyarakat akan menerima transfer ilmu serta bantuan tenaga terdidik yang siap meningkatkan standar pelayanan pariwisata desa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, konsep kampus berdampak menjadi salah satu bagian penting dari kolaborasi tersebut. Dengan pendekatan ini, perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam kegiatan akademik, tetapi juga hadir membantu menyelesaikan persoalan nyata di tengah masyarakat.

Program tersebut ditargetkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan sektor pariwisata Kuningan dalam beberapa tahun ke depan, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk memasuki industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak akan menyusun panduan teknis pelaksanaan kerja sama paling lambat enam bulan ke depan. Panduan tersebut akan mengatur pembagian tugas, bentuk kegiatan, hingga mekanisme pelaksanaan agar setiap program dapat berjalan secara terarah dan terukur.

Kerja sama PHRI Kabupaten Kuningan dan UBHI diharapkan menjadi model kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dalam mendorong pariwisata yang lebih profesional, berdaya saing, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan sinergi tersebut, sektor pariwisata Kuningan diharapkan semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat lokal. (OM)