Mengejar Prestasi di POPWILDA JABAR 2026 : Semangat Pesilat Pelajar Kuningan menuju POPDA 2027

Olahraga76 views

KUNINGAN ONLINE – Semangat juang para pesilat pelajar Kabupaten Kuningan tengah membara menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Jawa Barat Tahun 2026. Ajang yang menjadi kualifikasi menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Barat Tahun 2027 tersebut akan menjadi panggung pembuktian bagi atlet-atlet muda terbaik Kuningan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

POPWILDA Jawa Barat merupakan agenda pembinaan olahraga pelajar yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat. Pada tahun 2026, sejumlah cabang olahraga dipertandingkan, di antaranya pencak silat, sepak bola, bola voli, bola basket, dan sepak takraw.

Iklan

Di antara cabang olahraga tersebut, pencak silat memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia. Selain sebagai olahraga prestasi, pencak silat juga merupakan warisan budaya bangsa yang telah tumbuh dan berkembang sejak ratusan tahun lalu. Seni bela diri asli Nusantara ini diyakini telah ada sejak abad ke-7 Masehi dan berkembang dari keterampilan masyarakat dalam mempertahankan diri serta berburu untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Seiring perjalanan waktu, pencak silat terus berkembang hingga pada tahun 1948 resmi dihimpun dalam organisasi nasional Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Kini, pencak silat tidak hanya menjadi olahraga kompetitif, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter yang diajarkan di berbagai lembaga pendidikan melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Iklan

Di Kabupaten Kuningan, pembinaan pencak silat terus dilakukan secara berkelanjutan. Berbagai perguruan silat aktif mengembangkan potensi atlet muda sejak usia dini, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Kehadiran para pelatih dan pembina di sekolah-sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat daerah maupun nasional.

Wakil Ketua II IPSI Kabupaten Kuningan, Ridwan Hadisantoso, M.Pd., mengatakan bahwa persiapan menghadapi POPWILDA Jabar 2026 telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. IPSI Kabupaten Kuningan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga telah melaksanakan proses seleksi melalui kejuaraan yang digelar pada April 2026 guna menjaring atlet-atlet terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Kuningan.

Menurutnya, seleksi tersebut dilakukan secara ketat agar atlet yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan teknik, fisik, mental, serta daya juang yang tinggi untuk menghadapi persaingan di tingkat wilayah.

“POPWILDA merupakan ajang yang sangat penting karena menjadi gerbang menuju POPDA Jawa Barat 2027. Oleh karena itu, kami berupaya menyiapkan atlet-atlet terbaik yang mampu bersaing dan memberikan prestasi bagi Kabupaten Kuningan,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Ridwan menjelaskan, keberhasilan atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh dukungan berbagai pihak, mulai dari pelatih, sekolah, orang tua, pengurus IPSI, hingga pemerintah daerah. Ia menilai sinergi seluruh elemen tersebut menjadi modal penting untuk meraih hasil maksimal.

Namun demikian, tantangan yang dihadapi tidaklah ringan. Salah satu persoalan klasik yang masih dirasakan adalah keterbatasan anggaran pembinaan. Kebutuhan untuk melaksanakan try out dan try in sebagai bagian dari persiapan menuju pertandingan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus mendapat perhatian bersama.

“Try out dan try in sangat penting untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus memetakan kekuatan lawan. Dari kegiatan tersebut, kita bisa melihat peluang perolehan medali dan melakukan evaluasi sebelum pertandingan sesungguhnya,” katanya.

Ia mengakui bahwa mendapatkan dukungan sponsor bagi kegiatan pencak silat di Kabupaten Kuningan masih menjadi tantangan tersendiri. Bahkan, kondisi tersebut juga dirasakan oleh IPSI Kabupaten Kuningan dalam menjalankan berbagai program organisasi dan pembinaan atlet.

Meski menghadapi keterbatasan, Ridwan optimistis semangat juang atlet tidak akan surut. Ia meyakini para atlet, pelatih, pengurus IPSI, serta Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga memiliki tekad yang sama untuk meraih prestasi terbaik.

“Kami percaya keterbatasan bukan alasan untuk menyerah. Justru ini menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk bekerja lebih keras demi mengharumkan nama Kabupaten Kuningan,” tegasnya.

Tim pencak silat Kabupaten Kuningan yang akan berlaga di POPWILDA Jabar 2026 didampingi oleh lima pelatih berpengalaman, yaitu Mukhlis Aminudin dari PPLPD Kuningan, Syamsun Munir Alam dari Perguruan Perisai Diri, Arisman dari SDN Unggulan Kuningan, Findi Liana Herfandi, SE dari SDN 1 Kadugede, serta Ajeng Muttia Salma dari Universitas Kuningan.

Sementara itu, sebanyak 25 atlet terbaik hasil seleksi akan menjadi duta Kabupaten Kuningan pada ajang tersebut. Mereka berasal dari berbagai sekolah dan jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar, madrasah ibtidaiyah, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.

Keikutsertaan atlet dari berbagai jenjang pendidikan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di Kabupaten Kuningan berjalan secara berkesinambungan dan mampu melahirkan regenerasi atlet yang menjanjikan.

Pada POPWILDA Jabar 2026, Kabupaten Kuningan tergabung dalam Wilayah III bersama Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Pangandaran. Persaingan dipastikan berlangsung ketat mengingat seluruh daerah akan menurunkan atlet-atlet terbaiknya demi memperebutkan tiket menuju POPDA Jawa Barat 2027.

Kota Cirebon ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan cabang olahraga pencak silat. Technical Meeting dan pengundian pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 5 Juli 2026. Selanjutnya, pertandingan akan digelar mulai 6 hingga 10 Juli 2026 di Grage City Mall Kota Cirebon.

Ajang ini tidak hanya menjadi arena kompetisi bagi para atlet muda, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi orang tua, sekolah, dan masyarakat Kabupaten Kuningan. Dukungan moril maupun materiil diharapkan terus mengalir agar para pesilat muda dapat bertanding dengan percaya diri dan memberikan hasil terbaik.

Bagi masyarakat Kuningan yang memiliki kesempatan untuk hadir langsung di Kota Cirebon, momentum POPWILDA ini dapat menjadi sarana memberikan dukungan kepada para atlet sekaligus menikmati suasana liburan akhir tahun pelajaran bersama keluarga.

Dengan semangat pantang menyerah, persiapan yang matang, serta doa dan dukungan seluruh masyarakat, para pesilat pelajar Kabupaten Kuningan diharapkan mampu menorehkan prestasi gemilang, membawa pulang medali, dan meloloskan sebanyak mungkin atlet ke ajang POPDA Jawa Barat 2027. (OM)

Berikut Daftar Atlet Silat :

  1. Darrel Nurfawwaz Ramadhan (SMAN 2 Kuningan)
  2. Kelvin Maulana (SMAN 1 Garawangi)
  3. Linggar Fatahillah (SMK Pertiwi Kuningan)
  4. Malik Dinar Ahmad Abu Bakar (SMAN 1 Jalaksana)
  5. Maulana Hafidz Al Faqih (SMAN 1 Jalancagak)
  6. Mochamad Maulana Rizqi (SMPIT Miftahuttolibin)
  7. Muhammad Fadhil Juliansyah (SMPN 1 Ciawigebang)
  8. Nadhif Fairuz Javier (SMPN 1 Kuningan)
  9. Nata Setiawan (SMPIT Miftahuttolibin)
  10. Rayhan Ubaydillah (SMPN 1 Ciawigebang)
  11. Ripa Azhar Maulana (SMPN 2 Darma)
  12. Syahdan Bangkit Persada (SMAN 2 Kuningan)
  13. Elka Ayu Pratiwi (SMPN 1 Kuningan)
  14. Gwynne Calysta Heryanto (SMPN 1 Kuningan)
  15. Maftuhah Aini Qolbi (MI PUI Kuningan)
  16. Nasywa Qurrotu’ainin (SDN Unggulan Kuningan)
  17. Naura Khaira Lubna (SDN Unggulan Kuningan)
  18. Nazba Ilabi (SMAN 1 Kuningan)
  19. Quinsha Azzalya Nugraha Putri (SMPN 1 Kuningan)
  20. Reinisa Zhafira Ramadani (SMPN 1 Kuningan)
  21. Riana Trihardini (SMAN 1 Ciawigebang)
  22. Rizka Juliana (SMAN 1 Ciawigebang)
  23. Sindi Latifatul Aulia (SMPN 1 Luragung)
  24. Sinta Aulia ( SMPN 1 Ciawigebang)
  25. Vanesha An’najmi (SMPN 1 Kuningan)