LPPL Kuningan Resmi Dinakhodai Direksi Baru, Bupati Dian Tekankan Transformasi dan Kepercayaan Publik

KUNINGAN ONLINE – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Kabupaten Kuningan resmi memiliki nakhoda baru. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, secara resmi mengukuhkan Ondin Sutarman, S.IP dan Dede Hamidin, ST sebagai Dewan Direksi LPPL Kabupaten Kuningan periode 2025–2030.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Setda Kabupaten Kuningan, Kamis (18/12/2025), dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, SH., M.Kn, jajaran Dewan Pengawas LPPL, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Iklan

Berdasarkan Keputusan Dewan Pengawas Nomor 482/LPPL.KNG.076/XII/2025, Ondin Sutarman dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama, didampingi Dede Hamidin sebagai Direktur Operasional. Keduanya akan memimpin operasional siaran Radio Kuningan FM 100,5 MHz selama lima tahun ke depan.

Dalam arahannya, Bupati Kuningan yang akrab disapa “Bapa Urang” menegaskan bahwa amanah yang diemban jajaran direksi LPPL bukan sekadar jabatan struktural, melainkan ruang pengabdian untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap media penyiaran daerah.

Iklan

“Hari ini LPPL tidak cukup hanya menyampaikan informasi. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana meyakinkan dan mengedukasi masyarakat agar semakin cerdas dalam memilah pemberitaan,” ujar Bupati Dian.

Ia juga menekankan pentingnya adaptasi dan transformasi. Menurutnya, LPPL Kuningan tidak boleh terjebak dalam pola kerja konvensional, melainkan harus mampu menjawab tantangan era digital dengan menjadi sumber informasi resmi yang objektif, beretika, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Bupati Dian menitipkan sejumlah pesan strategis kepada direksi baru, di antaranya: 1. Inovasi Konten – Menghadirkan program siaran yang informatif, edukatif, dan menghibur secara seimbang. 2. Ekspansi Jangkauan – Memperluas akses informasi agar lebih dekat dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. 3. Merangkul Generasi Muda – Menyesuaikan kemasan konten agar relevan dengan selera generasi milenial dan Gen Z.

“Saya berharap pengukuhan ini menjadi titik balik. LPPL harus mampu menumbuhkan optimisme masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui konten-konten yang mendidik dan inspiratif,” pungkasnya.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, Radio Kuningan FM 100,5 MHz diharapkan kembali mengudara sebagai corong informasi utama daerah, yang tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga mampu menyatukan, mencerdaskan, dan menguatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kabupaten Kuningan. (Aldi)