Legislator Gerindra Tina Wiryawati Gelar Pengawasan Penyelenggaraan pemerintahan tahun 2025 di Ciamis

Politik, Sosial363 views

CIAMIS ONLINE – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Hj. Tina Wiryawati, SH, MM, kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan sosial berupa santunan anak yatim dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia di Ciamis, Jumat (22/11/2025).

Kegiatan tersebut beriringan dengan agenda resmi Tina dalam rangka melaksanakan tugas pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tahun anggaran 2025 di sejumlah daerah.

Iklan

Pada kunjungannya kali ini, Tina menaruh perhatian khusus pada kesiapan dan operasional Dapur SPPG (Sentra Penyuluhan dan Penanganan Gizi).

Ia memastikan bahwa pelayanan dan mekanisme kerja dapur gizi tersebut berjalan sesuai standar operasional prosedur.

Iklan

“Ini pengawasan pemerintahan saya yang ketiga. Dari awal saya ingin memastikan bahwa Dapur SPPG menjalankan operasionalnya sesuai SOP,” ujar Tina yang juga Ketua Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) DPD Jabar.

Tina menilai bahwa sosialisasi program kepada masyarakat sudah berjalan baik. Ia juga mengapresiasi proses perekrutan relawan yang dinilai profesional karena melibatkan pihak Universitas Galuh dalam menilai kapasitas para calon relawan.

“Perekrutan relawan tidak semata-mata karena faktor kedekatan. Mereka melibatkan pihak universitas untuk mengukur kapasitas relawan. Yang diutamakan juga warga sekitar dapur,” tegas politisi asal Dapil Jabar XIII (Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran).

Menurut Tina, progres pembangunan dan persiapan Dapur SPPG kini telah selesai 100 persen. Mulai dari peralatan dapur, rekruitmen relawan, hingga teknis pelaksanaan, semuanya telah siap. Operasional hanya tinggal menunggu waktu berjalan sesuai juknis.

Adapun kuota pelayanan mengacu pada petunjuk teknis, yakni 2.500 penerima manfaat, yang akan dilayani secara bertahap.

Dengan pengawasan yang berkelanjutan, Tina berharap Dapur SPPG dapat menjadi program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan status gizi dan kesehatan warga berpenghasilan rendah. (OM)