Ketua PAC PPP Cidahu Bantah Klaim Pengunduran Diri Massal, Soroti Dugaan Aktor di Balik Layar

Politik, Sosial588 views

KUNINGAN ONLINE – Ketua PAC PPP Kecamatan Cidahu, Ono Darsono, menyampaikan keprihatinan sekaligus penyesalannya atas pencatutan nama PAC PPP Cidahu dalam pernyataan Ketua PAC PPP Cigandamekar, Maman Abdurahman, yang menyebut akan ada pengunduran diri sejumlah PAC dari kelompok Ali Akbar apabila keputusan DPP PPP terkait pengesahan pengurus DPC PPP Kuningan tidak sesuai harapan mereka.

Ono menegaskan bahwa PAC PPP Cidahu tidak pernah menjadi bagian dari kelompok yang berencana mengundurkan diri dari kepengurusan partai.

Iklan

“Saya pastikan PAC PPP Cidahu tidak menjadi bagian dari kelompok yang ingin mengundurkan diri. Saya juga meyakini masih banyak PAC lain yang namanya dicatut dan sebenarnya tidak sependapat dengan langkah tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulis, kepada kuninganonline.com, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, klaim tersebut merupakan pernyataan sepihak yang merugikan pihaknya, terlebih sejak awal PAC PPP Cidahu berkomitmen menjaga soliditas partai dan menghindari perpecahan internal, meskipun terdapat perbedaan pilihan politik dalam Musyawarah Cabang (Muscab).

Iklan

Ono juga mengaku mencurigai adanya aktor di balik layar yang diduga mendorong sejumlah pengurus PAC untuk mengundurkan diri pasca Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Kabupaten Kuningan yang digelar pada 11 April 2026 di Kota Cirebon.

Ia menilai, gerakan tersebut sengaja dikoordinasikan untuk memberikan tekanan kepada DPP PPP agar memengaruhi keputusan terkait pengesahan susunan pengurus DPC PPP Kuningan periode 2026–2031.

“Kalau dugaan ini benar, saya kira itu langkah yang keliru. DPP tidak akan terpengaruh oleh tindakan-tindakan yang justru dapat menimbulkan perpecahan di dalam tubuh partai, khususnya di Kabupaten Kuningan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ono mengajak seluruh pengurus 32 PAC PPP se-Kabupaten Kuningan untuk tidak mudah terprovokasi oleh kepentingan tertentu yang berpotensi memecah belah partai.

Ia meminta seluruh kader tetap menjaga persatuan dan bersikap dewasa dalam menyikapi dinamika politik internal partai.

“Mari kita bersabar dan ikhlas menerima apa pun yang menjadi keputusan akhir dari DPP PPP. Jangan sampai kita terjebak dalam provokasi yang justru merugikan kita semua,” pungkasnya. (OM)