KUNINGAN ONLINE – Upaya meningkatkan kompetensi pedagogik guru di era digital terus dilakukan. Tim dosen Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis digital menggunakan aplikasi Canva bagi guru SD Negeri 1 Bakom, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 7 Mei 2026 tersebut mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru SD melalui Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Digital untuk Menghadapi Era Kelas Digital.”
Tim pengabdi dipimpin oleh Vani Aprianto, M.Pd., dengan anggota Dr. Nana Sutarna, M.Pd., serta mahasiswi Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK), Azzahra Nur’afiah.
Ketua tim pengabdi, Vani Aprianto, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. Selama ini, proses pembelajaran di sekolah masih banyak mengandalkan media konvensional seperti papan tulis dan buku pegangan, sementara pemanfaatan teknologi digital belum optimal.
“Memasuki era kelas digital, guru dituntut memiliki kompetensi pedagogik yang adaptif. Melalui metode Participatory Action Research (PAR), kami melibatkan para guru secara aktif sejak tahap perencanaan hingga refleksi agar mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga terampil menciptakan media pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan relevan dengan karakteristik siswa saat ini,” ujar Vani.
Pelatihan berlangsung secara interaktif di ruang guru SD Negeri 1 Bakom. Para peserta mendapatkan pendampingan langsung untuk mengenal dan memanfaatkan berbagai fitur Canva yang dinilai mudah digunakan serta menyediakan beragam template pembelajaran siap pakai.
Dalam sesi praktik, guru-guru dibimbing mulai dari pembuatan akun Canva, memahami menu dasar, memanfaatkan elemen visual gratis, hingga mengombinasikan warna dan jenis huruf agar materi pembelajaran lebih menarik. Mereka juga belajar menambahkan animasi sederhana serta mengunduh hasil desain dalam berbagai format yang dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Suasana pelatihan berlangsung dinamis. Para guru aktif berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan tim pendamping, sehingga proses transfer pengetahuan berjalan efektif.
Pada tahap evaluasi, seluruh peserta berhasil menghasilkan sedikitnya satu produk media pembelajaran digital yang siap digunakan. Produk yang dibuat antara lain presentasi interaktif, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis visual, infografis materi pembelajaran, hingga flashcard digital untuk kegiatan kuis di kelas.
Seluruh karya tersebut telah didokumentasikan dan diserahkan kepada pihak sekolah sebagai aset digital yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Kepala SD Negeri 1 Bakom menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan yang diberikan mampu meningkatkan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran.
“Guru-guru kini lebih berani berkreasi dan berinovasi dalam menyusun bahan ajar digital secara mandiri. Ini menjadi langkah positif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan PKM ini, Universitas Muhammadiyah Kuningan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Kuningan, sekaligus membantu sekolah-sekolah beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pembelajaran di era digital. (OM)








