Cegah Karhutla di Puncak Kemarau, 25 Personel MPA Silihwangi Siaga di Darma

Insiden, Sosial203 views

KUNINGAN ONLINE – Memasuki puncak musim kemarau, kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kuningan terus diperkuat.

Aparat TNI-Polri bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Linmas, relawan, dan masyarakat peduli api meningkatkan kesiapsiagaan di sejumlah wilayah yang dinilai rawan terjadinya kebakaran.

Iklan

Salah satunya melalui Apel Kesiapsiagaan Karhutla yang digelar di halaman depan Objek Wisata Waduk Darma, Kecamatan Darma, Senin (7/9/2026).

Apel tersebut dipimpin Kapolsek Darma AKP Farikin dan diikuti unsur pemerintahan desa, Linmas, satgas, TNI-Polri, relawan BBWS Cimanuk Cisanggarung, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Paguyuban Silihwangi Majakuning.

Iklan

Kapolsek Darma AKP Farikin mengatakan, kesiapsiagaan dilakukan sebagai langkah pencegahan menyusul meningkatnya potensi kebakaran selama musim kemarau.

Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat melakukan aktivitas pembukaan lahan dan tidak menggunakan cara membakar.

“Kalau bisa jangan membuka lahan dengan membakar. Karena akan menimbulkan bahaya kebakaran, baik hutan maupun ladang atau kebun mereka,” ujar Farikin.

Menurutnya, kebakaran tidak selalu dipicu oleh sumber api dalam jumlah besar. Bara pembakaran lahan maupun puntung rokok yang mengenai daun dan vegetasi kering dapat dengan cepat memicu kebakaran.

Farikin menyebut hingga pelaksanaan apel, kondisi wilayah Kecamatan Darma masih aman dan belum ditemukan kejadian karhutla.

“Kita berjibaku siap untuk mengamankan, jangan sampai terjadi kebakaran di wilayah Darma. Alhamdulillah sampai sekarang di wilayah Darma tidak ada. Tetap kita antisipasi dan kita jaga semuanya,” katanya.

MPA Turunkan 25 Personel

Kesiapsiagaan di Kecamatan Darma turut diperkuat MPA Paguyuban Silihwangi Majakuning.

Ketua MPA Paguyuban Silihwangi Majakuning, H. Nandar Junar Arif, S.Hut., mengatakan sekitar 25 personel diturunkan dalam apel tersebut.

Mereka merupakan perwakilan dari tiga kelompok MPA, yakni Kelompok Tani Hutan (KTH) Gunung Sirah, KTH Karangsari, dan KTH Sagarahiang.

Selain personel, sejumlah peralatan pemadaman juga disiapkan, mulai dari APAR, jet shooter, hingga dua unit mesin penyemprot air.

“Alhamdulillah di Kecamatan Darma ini kita ada 3 kelompok. Kita menurunkan sekitar 25 personel dari 3 KTH, sekaligus membawa alat-alat untuk antisipasi kebakaran,” kata Nandar.

Menurut Nandar, upaya pencegahan harus menjadi prioritas sebelum kebakaran terjadi dan meluas.

Terlebih pada puncak musim kemarau, kondisi vegetasi dan dedaunan yang mengering membuat api lebih mudah merambat.

Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika melakukan pembukaan lahan.

Perluas Pengawasan

Kehadiran MPA Silihwangi Majakuning dalam apel di Darma juga menjadi bagian dari upaya memperluas pengawasan terhadap potensi karhutla.

Selain menjaga kawasan yang menjadi wilayah penyangga Gunung Ciremai, para personel MPA siap membantu pemantauan di wilayah Kecamatan Darma dan sekitarnya.

Apel kesiapsiagaan di Darma ini melanjutkan kegiatan serupa yang sebelumnya digelar di Kecamatan Pasawahan.

Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah desa, Linmas, relawan BBWS, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat langkah pencegahan karhutla.

Dengan kesiapan personel dan peralatan, penanganan diharapkan dapat dilakukan sedini mungkin apabila muncul potensi titik api.

Yang paling penting, kewaspadaan masyarakat terus ditingkatkan agar kebakaran tidak sampai terjadi. (OM)