Bantu Relawan Padamkan Api, Baznas Buka Posko Dapur Air di Gunung Ciremai

Pendidikan163 views

KUNINGAN ONLINE – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka posko Dapur Air di area parkir Balong Kambang, Desa Pasawahan, Kabupaten Kuningan, untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai. Posko ini menyediakan makanan, minuman, dan obat-obatan sederhana bagi para relawan yang terlibat dalam upaya pemadaman.

Memasuki hari ketiga penanganan kebakaran, sejumlah personel masih dikerahkan ke titik-titik terdampak. Di tengah upaya pemadaman yang terus berlangsung, Baznas turut memberikan dukungan logistik dan pelayanan dasar guna membantu menjaga kondisi para petugas dan relawan di lapangan.

Iklan

Dukungan tersebut melibatkan relawan dari Baznas Kabupaten Kuningan, Baznas Provinsi Jawa Barat, Baznas Kabupaten Majalengka, Baznas Kabupaten Bandung, serta Baznas Kota Tasikmalaya. Total personel yang terlibat dalam kegiatan dukungan tersebut mencapai lebih dari 20 orang.

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian Baznas Kabupaten Kuningan, Asep Z. Fauzi, mengatakan keterlibatan Baznas dalam penanganan karhutla merupakan bagian dari tugas Baznas Tanggap Bencana (BTB).

Iklan

Menurutnya, BTB hadir untuk membantu masyarakat dan mendukung penanganan berbagai situasi kebencanaan, termasuk kebakaran yang terjadi di kawasan Gunung Ciremai.

“Kami di Baznas ada yang namanya Baznas Tanggap Bencana (BTB). Tim ini biasa hadir dalam berbagai bencana alam di Indonesia. Ini salah satunya,” ujar Asep, yang akrab disapa Asfa, Sabtu (24/10/2026).

Melalui posko Dapur Air, Baznas menyediakan berbagai kebutuhan konsumsi bagi relawan, mulai dari makanan dan minuman hingga obat-obatan sederhana. Layanan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para petugas selama menjalankan tugas di lokasi kebakaran.

“Kami melayani para relawan yang membutuhkan minuman, makanan atau membutuhkan obat-obatan alakadarnya,” kata Asfa.

Ia menjelaskan, dukungan dalam penanganan bencana juga menjadi bagian dari pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun Baznas. Dana tersebut tidak hanya digunakan untuk program sosial dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga dapat disalurkan untuk membantu kebutuhan darurat akibat bencana.

“Pendistribusian zakat, infak, dan sedekah juga bisa dilakukan untuk kegiatan kedaruratan. Seperti bencana kebakaran di Gunung Ciremai ini,” tandasnya.

Penanganan karhutla di kawasan Gunung Ciremai turut melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, serta relawan dari berbagai elemen masyarakat.

Hingga hari ketiga penanganan, api masih terlihat membakar vegetasi berupa ilalang di sekitar kawasan Bukit Seribu Bintang dan Blok Seda. Upaya pemadaman terus dilakukan oleh petugas gabungan untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah dampak yang lebih luas.

Kehadiran posko Dapur Air Baznas menjadi salah satu bentuk dukungan bagi para relawan yang bekerja di lapangan. Selain upaya teknis pemadaman, pemenuhan kebutuhan dasar petugas juga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran penanganan karhutla di kawasan Gunung Ciremai. (OM)