KUNINGAN ONLINE – Upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan memperjuangkan perbaikan SD Negeri 3 Cihirup akhirnya membuahkan hasil. Sekolah yang bangunannya ambruk beberapa minggu lalu itu ditetapkan sebagai penerima program revitalisasi tahun 2026, lebih cepat dari rencana semula pada 2027.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (Kabid SD) Disdikbud Kuningan, H. Surya, S.Pd., M.M., saat ditemui di sela-sela acara pelepasan kontingen Porprov di D’Jons Pool, Senin (26/10/2026).
Surya mengatakan, percepatan program revitalisasi tersebut tidak terlepas dari komunikasi dan koordinasi intensif antara Disdikbud, Pemerintah Kabupaten Kuningan, dan Kementerian Pendidikan. Begitu menerima informasi mengenai ambruknya bangunan sekolah, pihaknya langsung melakukan langkah koordinasi dan menyampaikan surat kepada jajaran kementerian terkait.
“Awalnya SDN 3 Cihirup direncanakan mendapatkan rehabilitasi pada 2027. Alhamdulillah, berkat komunikasi dengan kementerian, Bupati, Wakil Bupati, Sekdis, dan tim Kabupaten Kuningan, program ini bisa terealisasi pada 2026,” ungkap Surya.
Menurutnya, respons pemerintah pusat terbilang cepat. Dalam waktu kurang dari dua minggu sejak upaya koordinasi dilakukan, kepastian mengenai percepatan penanganan sekolah tersebut mulai diperoleh.
Surya pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan, jajaran direktorat terkait, serta Pemerintah Kabupaten Kuningan yang telah mendukung upaya pemulihan sarana pendidikan di SDN 3 Cihirup.
“Terus terang, saya sampai merinding dan terharu. Kondisi sekolah memang sudah sangat memprihatinkan, tetapi respons pemerintah daerah dan pusat begitu cepat. Alhamdulillah, SDN 3 Cihirup bisa segera diperbaiki melalui program rehabilitasi,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, kepala SDN 3 Cihirup bersama konsultan perencana dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada Rabu (28/10/2026). Mereka akan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS). Agenda tersebut direncanakan berlangsung selama empat hari hingga Sabtu.
Surya berharap seluruh tahapan administrasi dapat berjalan lancar sehingga pelaksanaan revitalisasi segera terealisasi. Ia optimistis, dalam dua hingga tiga bulan ke depan, kondisi SDN 3 Cihirup dapat berubah signifikan setelah proses perbaikan dilakukan.
“Semoga dalam dua atau tiga bulan ini masyarakat sudah pangling melihat SDN 3 Cihirup setelah diperbaiki,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada insan pers, mahasiswa, perguruan tinggi, serta berbagai pihak yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Kuningan.
Menurut Surya, dukungan dan kolaborasi berbagai elemen memiliki peran penting dalam menyampaikan kondisi nyata di lapangan sekaligus mendorong percepatan penanganan sekolah yang membutuhkan perbaikan.
Percepatan revitalisasi SDN 3 Cihirup menjadi langkah penting dalam memulihkan fasilitas pendidikan yang terdampak kerusakan. Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, perbaikan sekolah diharapkan segera terlaksana sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar di lingkungan yang lebih aman dan layak. (OM)







