KUNINGAN ONLINE – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda mulai mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh tanggal 22 Oktober. Tahun ini, peringatan Hari Santri ditargetkan lebih substantif dan meriah dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tidak hanya diisi dengan upacara, tetapi juga berbagai agenda keagamaan, pendidikan pesantren, olahraga, dan perlombaan yang melibatkan kalangan santri.
Salah satu agenda utama yang disiapkan adalah tabligh akbar pada 28 Oktober 2026 dengan menghadirkan Gus Muwafiq, pimpinan Pondok Pesantren Minggir, Sleman.
Selain tabligh akbar, kegiatan Hari Santri juga akan diisi dengan Liga Santri cabang sepak bola yang direncanakan berlangsung di Winduhaji.
“Peringatan Hari Santri tahun ini kami targetkan lebih substantif dan meriah dibandingkan tahun sebelumnya. Tidak hanya seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, pendidikan, dan kebersamaan di kalangan santri,” ujar Emup kepada Kuninganonline, Kamis (15/10/2026).
Ia menerangkan, sejumlah perlombaan turut disiapkan untuk menyemarakkan peringatan tersebut. Di antaranya Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) atau lomba membaca kitab kuning, lomba selawat dan debaan, serta kegiatan tumpeng.
Menurut Emup, beragam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran santri dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus menjaga tradisi keislaman yang telah berkembang di Kabupaten Kuningan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, peringatan Hari Santri Nasional diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum untuk mengapresiasi kontribusi pesantren dan santri dalam bidang pendidikan, keagamaan, serta pembangunan daerah. (OM)





