JABAR ONLINE – Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Tina Wiryawati, mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang menambah alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebagai bentuk dukungan fiskal untuk pembangunan di seluruh Indonesia.
Menurutnya, keputusan pemerintah meningkatkan TKD dari Rp650 triliun menjadi Rp693 triliun merupakan langkah yang tepat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya.
“Kami sangat mengapresiasi kebijakan ini, karena kebutuhan pembangunan di Jawa Barat masih sangat tinggi. Dengan adanya tambahan transfer, beban fiskal daerah akan lebih ringan, dan yang paling penting manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya di Bandung, Selasa (30/9/2025).
Tina menjelaskan, selama ini kondisi keuangan daerah kerap menghadapi keterbatasan, sedangkan program pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik harus tetap berjalan.
Karena itu, peningkatan dana transfer dipandang sangat krusial untuk menjaga stabilitas pembangunan.
“Dana transfer ini ibarat oksigen bagi provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia. Jawa Barat tidak bisa hanya mengandalkan PAD, karena skala kebutuhannya sangat besar,” tegasnya.
Tina menambahkan, Pemprov Jawa Barat saat ini tengah fokus membenahi pembangunan yang bersifat mendasar, mulai dari penguatan pelayanan dasar hingga pengembangan wilayah strategis.
Ia meyakini, dukungan tambahan dari pusat akan mempercepat realisasi program-program prioritas tersebut.
Dengan tambahan transfer ini, Tina optimistis daya dorong pembangunan Jawa Barat akan semakin kuat.
“Dengan adanya tambahan transfer, kami optimistis pembangunan dapat lebih merata dan masyarakat Jawa Barat bisa segera merasakan dampak positifnya,” pungkasnya. (OM)





