25 Finalis Pangajen Rakyat Pinunjul Masuki Tahap Penilaian, Tim Panelis Mulai Bekerja

Sosial30 views

KUNINGAN ONLINE – Program Pangajen Rakyat Pinunjul yang digagas Waroenk Rakyat memasuki tahapan penting. Setelah melalui proses penjaringan selama kurang lebih dua bulan, sebanyak 25 finalis dari lima kategori nominasi kini akan menjalani proses penilaian oleh tim panelis independen.

Pertemuan perdana antara panitia dan para panelis dilaksanakan di Kalaeta Coffee, Jalan Baru Awirarangan, Kecamatan Kuningan. Dalam kesempatan tersebut dibahas mekanisme penilaian, standar objektivitas, serta komitmen menjaga independensi selama proses seleksi berlangsung.

Iklan

Sebanyak tujuh panelis yang terdiri atas dua panelis tetap dan lima panelis ahli akan melakukan penilaian secara langsung terhadap para finalis. Adapun lima kategori yang diperebutkan meliputi Guru Pinunjul, Buruh Pinunjul, Petani Pinunjul, Pedagang Pinunjul, dan Marbot Pinunjul.

Berbeda dengan penghargaan pada umumnya, proses penilaian Pangajen Rakyat Pinunjul tidak hanya mengandalkan dokumen administrasi. Para panelis akan melakukan wawancara secara langsung untuk menggali lebih dalam perjalanan hidup, nilai perjuangan, serta kontribusi nyata setiap finalis terhadap keluarga maupun lingkungan sekitarnya.

Iklan

Ketua Organizing Committee (OC), Dzikri, menjelaskan bahwa program ini bertujuan menghadirkan sosok-sosok inspiratif yang selama ini mungkin luput dari perhatian publik.

“Mereka mungkin terlihat biasa di mata masyarakat. Namun ketika kisah hidupnya digali lebih dalam, ternyata perjuangan dan pengabdiannya mampu menjadi teladan bagi banyak orang. Misalnya, seorang buruh tani yang dengan penghasilannya mampu mengantarkan anaknya menempuh pendidikan hingga jenjang S2 bahkan S3. Kisah seperti inilah yang ingin kami angkat, karena membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus berikhtiar,” ujarnya, Senin (29/6/2026).

Penilaian akan dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Selain mempertimbangkan indikator yang terukur, panelis juga akan melakukan pendalaman terhadap fakta-fakta di lapangan agar hasil penilaian benar-benar mencerminkan kualitas, dedikasi, dan keteladanan setiap finalis.

Untuk menjaga integritas dan objektivitas, Waroenk Rakyat bersama seluruh panelis sepakat tidak mempublikasikan identitas para panelis hingga seluruh rangkaian penilaian selesai.

“Kami terus melakukan berbagai langkah mitigasi agar independensi penilaian tetap terjaga. Seluruh keputusan penilaian sepenuhnya menjadi kewenangan para panelis berdasarkan pedoman yang telah disepakati bersama,” tambah Dzikri.

Melalui Pangajen Rakyat Pinunjul, Waroenk Rakyat berharap dapat memberikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Kuningan yang selama ini berkontribusi nyata di bidangnya masing-masing, meskipun tidak selalu mendapat sorotan publik.

Program ini diharapkan menjadi ruang untuk menghadirkan kisah-kisah inspiratif yang mampu menumbuhkan optimisme, memperkuat nilai gotong royong, serta menjadi teladan bagi generasi muda dan masyarakat luas.

“Sebab pada akhirnya, sosok pinunjul bukanlah mereka yang paling dikenal, melainkan mereka yang paling besar manfaatnya bagi sesama,” pungkasnya. (OM)