Uniku-KPID Jabar Teken MoU, Perkuat Edukasi Literasi Media bagi Mahasiswa

Pendidikan24 views

KUNINGAN ONLINE – Universitas Kuningan (Uniku) memperkuat jejaring kerja sama dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), yang dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) bersama Fakultas Ilmu Komputer (FKOM) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Student Center Iman Hidayat Kampus I Uniku, Kamis (1/10/2026), tersebut juga dirangkaikan dengan Kuliah Umum bertajuk “Gen Z Media Habits” dengan tema besar “Pemahaman Literasi Media bagi Masyarakat”.

Iklan

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Uniku, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., selaku Pihak Pertama, didampingi Wakil Rektor IV, Dr. H. Haris Budiman, S.H., M.H., bersama Ketua KPID Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si., selaku Pihak Kedua.

Sementara itu, penandatanganan MoA dan IA dilakukan oleh Dekan FKIP Uniku, Dr. Asep Jejen Jaelani, M.Pd., dan Dekan FKOM Uniku, Tito Sugiharto, M.Eng.

Iklan

Kuliah umum tersebut diikuti ratusan mahasiswa FKIP dan FKOM Uniku. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya literasi media di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan media sosial.

Dalam sambutannya, Rektor Uniku Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, literasi media menjadi hal penting bagi generasi Z yang memiliki kedekatan erat dengan media sosial dan perkembangan teknologi digital.

“Saya atas nama pimpinan Universitas Kuningan, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, di mana generasi, tentu saja Gen Z ini sangat kental mengenal media sosial,” ujar Anna.

Ia menuturkan, perkembangan media memberikan kesempatan luas bagi masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk memperoleh pengetahuan dan informasi.

“Dengan media ini kita bisa belajar tanpa batas. Dengan adanya media kita bisa mendapatkan informasi-informasi yang bisa kita olah,” tuturnya.

Meski demikian, kemudahan memperoleh informasi melalui media, menurut Anna, harus diimbangi dengan kemampuan literasi yang baik. Hal tersebut dinilai penting agar mahasiswa mampu memilah, memahami, serta mengolah informasi secara tepat.

“Tentu saja ada beberapa hal yang harus kita waspadai ketika kita bergelut dengan media. Tentu sebagai seorang guru nanti, terutama untuk FKIP, kita harus mengajarkan bagaimana siswa-siswa kita berliterasi media. Tetapi sebelum mengajarkan kepada siswa, tentu kita juga harus memiliki literasi yang baik terhadap media,” jelasnya.

Selain mahasiswa FKIP, Rektor juga menyoroti peran mahasiswa FKOM yang nantinya berpotensi menjadi pengembang sistem aplikasi maupun algoritma. Menurutnya, teknologi yang dikembangkan dapat memengaruhi cara masyarakat memperoleh informasi dan memandang suatu fenomena.

“Sedangkan untuk mahasiswa-mahasiswa FKOM adalah calon-calon pengembang sistem aplikasi ataupun algoritma yang nanti akan memengaruhi masyarakat ketika Anda mengembangkan algoritma tertentu yang akan memengaruhi pandangan masyarakat terhadap suatu fenomena di media tersebut,” ungkapnya.

Karena itu, Anna mengajak mahasiswa untuk membangun kesadaran dan tanggung jawab dalam menggunakan maupun mengembangkan teknologi dan media digital.

“Sehingga kita harus berhati-hati ketika kita menggunakan media tersebut. Nah, alhamdulillah KPID Jabar sudah hadir di sini, kita akan melaksanakan kuliah umum bersama KPID Jabar dan tentu ada narasumber-narasumber yang hebat,” pungkasnya.

Kerja sama antara Uniku dan KPID Jawa Barat tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, literasi media, serta pengembangan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi perkembangan ekosistem media dan teknologi digital. (OM)