KUNINGAN ONLINE – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Kuningan. M. Haikal Ramadhan, siswa kelas X Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Pertiwi Kuningan, sukses meraih Juara 2 kelas R3 Pro pada ajang Yamaha Sunday Race 2026 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, pada 16–19 Juli 2026.
Bersama tim Yamaha Nitiracing Pikoli DRS Dynavolt RCB AHRS HDS Racing, Haikal tampil impresif menghadapi para pembalap profesional dari berbagai daerah di Indonesia hingga peserta asal Thailand.
Mengendarai Yamaha R3, Haikal memulai balapan dari posisi kelima. Dengan performa yang konsisten dan penuh semangat, ia mampu menyalip sejumlah rival hingga finis di posisi kedua setelah terlibat persaingan sengit dengan pembalap asal Thailand.
Kepala SMK Pertiwi Kuningan, Dea Ariana Vamitrianto mengapresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi Haikal menjadi kebanggaan besar bagi sekolah karena diraih di ajang balap bertaraf internasional.
“Atas nama sekolah kami mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih M. Haikal Ramadhan. Ini merupakan hasil yang sangat membanggakan. Talenta Haikal memang sudah terlihat sejak awal berkarier di kelas beginner sehingga kemudian direkrut oleh tim profesional pabrikan Yamaha berkat sederet prestasi yang diraihnya di tingkat nasional,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Ia menegaskan, SMK Pertiwi Kuningan akan terus mendukung pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik, termasuk melalui program unggulan ekstrakurikuler balap motor.
Sekolah bahkan telah membentuk Tim Balap SMK Pertiwi Kuningan yang seluruh personelnya berasal dari lingkungan sekolah, mulai dari pembalap, mekanik hingga kru yang merupakan guru dan siswa.
Pada Yamaha Sunday Race 2026, dengan dukungan Yamaha DDS2, tim balap sekolah untuk pertama kalinya turun di kelas motor sport 150 cc dengan menurunkan tiga pembalap, yakni Reki Alfian, Haikel Arisandi, dan Tegar Wijaya.
Hasilnya, Reki Alfian finis di posisi kesembilan kelas Junior Pro. Sementara Haikel Arisandi, siswa kelas XII TSM, juga berhasil menempati peringkat kesembilan dari sekitar 20 pembalap. Bahkan Haikel sempat memimpin balapan pada beberapa lap awal sebelum akhirnya harus puas finis di posisi tersebut.
Menurut pihak sekolah, hasil tersebut sudah sesuai target pada penampilan perdana di kelas sport 150 cc, yakni mampu menembus 10 besar.
“Kami menyadari persaingan di level nasional sangat ketat. Dibutuhkan pengalaman, jam terbang, serta riset yang panjang untuk memahami karakter Sirkuit Mandalika yang dikenal sebagai salah satu sirkuit paling menantang di dunia. Ditambah lagi cuaca yang sangat panas menjadi tantangan tersendiri,” jelas Kepala Sekolah.
Ia optimistis pada musim balap mendatang Tim Balap SMK Pertiwi Kuningan mampu meningkatkan prestasi dan menembus lima besar. Optimisme itu didasari pengalaman tim yang sebelumnya telah meraih juara tiga pada Kejuaraan Nasional Yamaha Cup Race kelas bebek 150 cc.
Pihak sekolah juga menyampaikan terima kasih kepada Yamaha, seluruh sponsor, orang tua siswa, serta masyarakat yang terus memberikan doa dan dukungan kepada para pembalap muda asal Kuningan. (OM)









