Gebyar Maulid Nabi di Sekolah Islam Plus Baitussalam: Lomba Tumpeng hingga Penampilan 8 Bahasa

Pendidikan, Sosial3,321 views

KUNINGAN ONLINE – Gebyar Maulid Nabi di Sekolah Islam Plus Baitussalam berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang melibatkan siswa dari TK hingga SMA, dan diisi dengan penceramah dari Pimpinan Ponpes An-Nur Ciawigebang, Drs KH. Yoyon Sopyan.

Kegiatan yang bertema “Meneladani Akhlak Rasulullah”, turut dihadiri dari perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Kelurahan, Ketua Yayasan Edi Suharnadi, Guru-guru, Siswa dan orang tua siswa mulai dari TK hingga SMA, Sabtu (28/9/2024).

Iklan

Ketua Pelaksana, Dede Rohaedi didampingi Abu Cecep Nandan menjelaskan bahwa acara ini terdiri dari beberapa tahapan.

“Untuk pra acara, kami mengadakan perlombaan antar siswa, seperti cerdas cermat keagamaan, pidato, dan kaligrafi. Pada hari H, selain penampilan siswa dan ceramah, kami juga mengadakan lomba tumpeng,” ungkap Dede saat ditemui.

Iklan

Ia menjelaskan, lomba tumpeng melibatkan 30 tumpeng dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari 4 kelas TK, 20 kelas SD, 6 SMP, dan 2 SMA. Selain lomba tumpeng, kegiatan ceramah dan penampilan hadroh turut memeriahkan acara.

“Acara ditutup dengan perlombaan tumpeng dan ceramah. Kami juga mengundang pihak kedinasan, namun Pak Kadis diwakilkan oleh timnya, salah satunya adalah Bapak Dokter Udin,” lanjutnya.

Ditempat yang sama, Abu Cecep Nandan menambhakan Gebyar Maulid ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Lurah yang memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.

Acara ini juga menampilkan pidato dalam 8 bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Inggris, Cina, Jepang, Korea, Arab, Sunda, dan Jawa.

“Ini merupakan kreasi dari siswa SMA, sementara SMP menampilkan drama tentang wafatnya Rasulullah dan SD menyuguhkan penampilan nasyid. Siswa TK menampilkan tarian islami,” tambah Abu Cecep.

Abu Cecep juga mengungkap bahwa kegiatan ini melibatkan orang tua siswa dari semua jenjang. Tentunya untuk mempererat silahturahmi dan keakraban dari pihak sekolah dan orang tua siswa.

“Total peserta dari TK sekitar 100 siswa, SD 470 siswa, dan SMP hingga SMA 150 siswa. Harapannya, kegiatan ini dapat menjaga kekompakan antar orang tua dan membangun silaturahmi antar jenjang pendidikan,” ungkapnya.

Abu Cecep menutup pernyataannya dengan harapan bahwa wejangan dari penceramah dapat memberikan motivasi kepada orang tua dan siswa untuk meneladani akhlak Rasulullah, terutama dalam membimbing generasi muda di era sekarang.

Perwakilan Disdikbud, Dr Udin Khaerudin menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan Gebyar Maulid Nabi.

“Kita senantiasa mendapatkan ilmu yang bermanfaat serta mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Dengan kegiatan ini diharapkan, salah satu wujud atau bentuk rasa kecintaan kita sebagai umatnya dan bisa meneladani Rasulullah SAW,” pungkasnya. (OM)