KUNINGAN ONLINE – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan menggagas Gerakan SPPG Berinfak sebagai upaya memperkuat penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus memperluas manfaat sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Gerakan tersebut diawali dengan penyerahan infak dari pegawai dan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindangsari 3, Kecamatan Sindangagung, serta SPPG Dukuh Tengah, Kecamatan Maleber, Senin (12/10/2026).
Penyerahan infak itu dihadiri Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Pd., beserta seluruh wakil ketua Baznas. Turut hadir perwakilan yayasan, Kepala SPPG Sindangsari 3 dan Dukuh Tengah, serta Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan SPPG Kabupaten Kuningan, Ramdan.
Kepala SPPG Sindangsari 3, Alfan, mengatakan, pihaknya mengarahkan pegawai dan relawan untuk menyalurkan infak melalui Baznas Kabupaten Kuningan. Ia berharap gerakan tersebut dapat berjalan konsisten dan menjadi bagian dari budaya berbagi di lingkungan SPPG.
“Semoga kami bisa konsisten untuk memberikan infak ini ke Baznas Kuningan. Selama itu kegiatan untuk kebaikan, kami akan support,” ujar Alfan.
Sementara itu, Saddam Husein, perwakilan yayasan yang menaungi kedua SPPG, menilai Gerakan SPPG Berinfak lahir dari kesadaran akan pentingnya berbagi dan membantu sesama.
Menurutnya, gerakan tersebut perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga gerakan SPPG berinfak ini menjadi gerakan yang bisa terus dilakukan, sehingga kebermanfaatannya bisa dirasakan oleh banyak orang,” kata Saddam, yang pernah menjabat sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah.
Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, H. Yusron Kholid, mengapresiasi inisiatif SPPG Sindangsari 3 dan Dukuh Tengah. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi pemantik bagi SPPG lainnya untuk membangun kebiasaan berinfak.
“Kami berharap ini menjadi trigger bagi SPPG lain agar mulai membudayakan berinfak di kalangan SPPG. Kami juga sangat mengapresiasi inisiatif dari dua SPPG ini yang telah berinfak ke Baznas,” tutur Yusron.
Yusron menjelaskan, dana infak yang terkumpul nantinya akan dioptimalkan untuk mendukung berbagai program sosial. Salah satunya membantu keluarga relawan SPPG yang membutuhkan bantuan.
Ia menyebutkan, keluarga relawan yang memerlukan bantuan sosial dapat mengajukan permohonan kepada Baznas Kabupaten Kuningan untuk selanjutnya ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Yusron juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai sejumlah SPPG lain yang berencana mengikuti gerakan tersebut dengan menyalurkan infak melalui Baznas Kuningan dalam waktu dekat.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Satgas Pengawasan SPPG Kabupaten Kuningan, Ramdan, menyambut positif Gerakan SPPG Berinfak. Menurutnya, potensi penghimpunan infak dari lingkungan SPPG cukup besar apabila gerakan tersebut diikuti secara luas.
Ia menyebutkan, Kabupaten Kuningan memiliki 182 SPPG dengan total sekitar 7.400 relawan. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan dalam mendukung berbagai kegiatan sosial apabila partisipasi berinfak tumbuh di seluruh satuan pelayanan.
“Kami menyambut baik gerakan ini. Semoga gerakan ini akan diikuti oleh SPPG lainnya,” pungkas Ramdan.
Gerakan SPPG Berinfak diharapkan tidak hanya menjadi sarana penghimpunan dana sosial, tetapi juga menumbuhkan budaya kepedulian dan gotong royong di lingkungan SPPG.
Melalui kolaborasi dengan Baznas Kabupaten Kuningan, infak yang dihimpun diharapkan dapat disalurkan secara tepat sasaran sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (OM)









