Ketua DPD Golkar Mundur, Dudy Pamuji : Bacakada Kuningan Mengerucut Satu Nama

KUNINGAN ONLINE – Usulan nama Bakal Calon Bupati (Bacakada) Kabupaten Kuningan dari partai Golkar awalnya dua nama, kini mengerucut satu nama dan satu orang dikabarkan mundur dari proses pencalonan tersebut.

Sehingga saat ini, Golkar Kuningan menunggu rekomendasi resmi yang dikeluarkan langsung oleh DPP Partai Golkar. Meskipun memang, proses tersebut masih cukup dinamis karena ranahnya berada di tingkat pusat.

Iklan

Kabar soal mengerucut hanya satu nama dari dua orang yang diusulkan, diketahui saat sesi wawancara dengan Wakil Ketua Bapilu Golkar Jabar Dudy Pamuji. Menurut Dudy Pamuji, jika informasi yang didapatkan kini hanya tinggal satu nama karena satu lagi mundur.

“Kalau informasi yang saya dengar, Pak Asep (Ketua Golkar Kuningan) itu tidak mencalonkan alias mundur. Jadi sekarang informasi yang saya terima, hanya tinggal baru Pak Dian (Sekda Kuningan) saja,” kata H Dudy Pamuji, Kamis (6/6/2024).

Iklan

Iklan

Meski begitu, Ia berpendapat, jika di dalam politik sangat dinamis. “Karena kita tidak bisa menebak-nebak ya, itu kewenangan dan ranah DPP Partai Golkar,” terangnya.

Saat ini, Ia mengaku untuk konteks Pilkada Kuningan masih cukup dinamis. Sebab mesti melihat hasil survei yang dilakukan internal partai.

“Kita lihat dulu hasil survei seperti apa. Karena rekomendasi dari DPP Partai Golkar itu kan belum turun, nah kita lihat jika hasil survei memuaskan mungkin rekomendasi akan turun,” ungkapnya.

Jika sudah turun rekomendasi DPP Partai Golkar, lanjutnya, maka akan di dukung secara penuh. Jadi siapa pun yang diusung oleh Partai Golkar, maka akan di dukung penuh.

“Kita akan dukung secara all out. Kita tunggu keputusan dari DPP, dan siapa pun yang diputuskan oleh DPP Partai Golkar, itu yang kita dukung,” tandasnya.

Sejauh ini, Ia apresiasi terhadap langkah Partai Golkar Kuningan untuk safari politik. Langkah politik untuk bersilaturahmi dengan semua partai, menjadi ruang dalam membangun koalisi kuat di Pilkada Kuningan.

“Ini dalam rangka penjajakan mencari koalisi di pilkada. Jadi bagus, Golkar terbuka dan membuka komunikasi politik dengan siapa pun dan partai mana pun. Sehingga semua partai berpeluang untuk koalisi dengan Golkar,” katanya.

Saat ditanya apakah sudah ada bakal calon kepala daerah yang meminta bertemu dan silaturahmi, Ia mengaku sampai sekarang belum ada.

“Kalau itu belum ada ya. Mungkin belum waktunya, mungkin nanti ada, kalau sekarang belum ada,” pungkasnya. (OM)