Aplikasi SAPU LIDI Disarpus Upaya Menumbuhkan Budaya Baca Masyarakat

KUNINGAN ONLINE – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kuningan mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Digital Desa.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Suganda dan diikuti 376 Desa/Kelurahan, di Aula Wisma Permata Kuningan, Selasa (14/3/2023). Sekaligus menginisiasi penerapan Sistem Aplikasi Perpustakaan Umum Literasi Digital Desa (SAPU LIDI DESA).

Iklan

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Dudy Budiana, didampingi Ketua Pelaksana Ria Apriani, menyampaikan perpustakaan Desa merupakan sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia yang harus mengupayakan kemudahan dijangkaunya oleh masyarakat pedesaan.

“Bimtek pengelolaan perpustakaan desa dengan sistem aplikasi berbasis android salah satu langkah yang ditempuh untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut dalam mengelola informasi yang nantinya bisa digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Disarpus Kuningan.

Iklan
Iklan

Ditempat yang sama Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Suganda menyampaikan visi Kabupaten Kuningan MAJU (Ma’mur, Agamis, Pinunjul) berbasis desa tahun 2023.

“Guna tercapainya tujuan dimaksud, dilakukan melalui 7 kebijakan penataan ruang kabupaten kuningan yaitu, pertama, Pengurangan pengangguran, kedua Penanggulangan kemiskinan. Ketiga, Penerapan e-goverment,” ujarnya.

Ke empat, lanjut Wabup, Peningkatan investasi daerah, kelima, Pengendalian pemanfaatan ruang kawasan bencana alam. keenam, Pengembangan pariwisata berbasis komunitas dan desa serta ekonomi kreatif, dan terakhir, peningkatan ketahanan pangan.

Melihat kebijakan penataan ruang tersebut diatas, pelayanan dinas kearsipan dan perpustakaan kabupaten kuningan selama lima tahun ini mengedepankan pada penerapan e-goverment point ke 3, yaitu salah satunya melalui pengembangan budaya baca dan pembinaan perpustakaan.

“Kita harus bisa memanfaatkan era teknologi di jaman sekarang, dengan demikian penerapan pelayanan termasuk keperpustakaan dituntut mengikuti perkembangan jaman,” imbuhnya.

“Bimtek pengelolaan perpustakaan digital di setiap desa dengan sistem aplikasi berbasis android harus bertujuan untuk memudahkan dan menarik minat kembali budaya membaca bagi masyarakat sehingga meningkat kualitas sumber daya manusia,” tambahnya.

Wabup mengapresiasi kegiatan Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Digital Desa dan berharap para peserta dapat memahami serta mengimplementasikan ilmu yang didapatkan, sehingga pada akhirnya pengelolaan perpustakaan di desa masing-masing akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi dan literasi.

Pada Kesempatan tersebut, sebagai penyelenggara hadir Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Dudy Budiana, Plt. Kepala Bidang Perpustakaan sekaligus Ketua Pelaksana Ria Apriani, beserta Para pejabat Struktural dan Fungsional Dinas kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kuningan, Direktur CV IndeXindo Komunika Mulyana sebagai Pemateri dan Para Peserta Pengelola Perpustakaan Desa. (Jahid)